Pembunuh Calon Pengantin di Pemulutan Selatan Ditangkap | Detik Sumsel
Pemprov
tersangka pembunuhan terhadap calon pengantin di Desa Harimau Tandang, Kecamatan Pemulutan Selatan, Ogan Ilir, pada awal Februari lalu.

Pembunuh Calon Pengantin di Pemulutan Selatan Ditangkap

Indralaya, Detik Sumsel- Polisi mengamankan tersangka pembunuhan terhadap calon pengantin di Desa Harimau Tandang, Kecamatan Pemulutan Selatan, Ogan Ilir, pada awal Februari lalu.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy, melalui Wakapolres Kompol Hardiman menerangkan, tersangka bernama Solah usia 55 tahun.

Dijelaskan Hardiman, kronologi Pembunuhan berawal saat tersangka Solah bersama anaknya bernama Tegar, sedang membersihkan daun batang sawit di halaman belakang sebuah sekolah desa setempat.

Tiba-tiba datang korban pembunuhan bernama Hajrat bersama ayahnya bernama Dermawan.

Dua pasang anak-bapak tersebut lalu terlibat pertikaian hingga perkelahian menggunakan senjata tajam.

“Saudara Darmawan merasa karena dia yang pertama kali membersihkan kebun itu. Kedua pihak lalu terlibat perkelahian,” terang Hardiman saat press release di Mapolres Ogan Ilir, Indralaya, Jumat (25/2).

Pada perkelahian tersebut, korban Hajrat (22 tahun) tewas dengan luka bacokan di beberapa bagian tubuh.

Hajrat diketahui akan menikah pada tahun ini juga, hal ini dikemukakan kerabat korban.

Sementara Dermawan dan Solah mengalami luka berat hingga keduanya dibawa ke rumah sakit di Palembang.

“Ada satu orang lagi yang terlibat perkelahian yakni Tegar yang melarikan diri dan masih dalam pengejaran,” ujar Hardiman.

Diungkapkannya, motif perkelahian berujung maut karena ada dendam di antara kedua belah pihak.

Setelah pulih dari perawatan, Solah ditetapkan tersangka karena terbukti menewaskan Hajrat dengan parang yang digunakannya.

Tersangka Solah dijerat Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 55 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 170 KUHP ayat 3 tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 15 tahun.

“Tersangka beserta barang buktinya kami amankan untuk diproses lebih lanjut,” kata Hardiman.

Sementara tersangka Solah mengaku terpancing emosi karena kata-kata kasar Dermawan dan anaknya. Tersangka mengaku hanya menjalankan tugas saat membersihkan daun batang sawit.

“Saya kan hanya menjalankan tugas dari pihak sekolah agar daun-daun yang kering dibersihkan. Tiba-tiba datang dua orang itu (Dermawan dan Hajrat). Saya melawan karena saya duluan kena bacok,” ujar tersangka. (AL)


H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

H Tama Calon Tunggal Ketua Demokrat Ogan Ilir

Palembang, Detik Sumsel — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bakal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.