Pembunuhan Sadis di Kertapati 2015 Lalu Diungkap, Pelaku Kesal Korban Bobol Warung Ibunya | Detik Sumsel
Detik
Tersangka Prima alias Feri saat menjalani pemeriksaan di ruang Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel

Pembunuhan Sadis di Kertapati 2015 Lalu Diungkap, Pelaku Kesal Korban Bobol Warung Ibunya

Palembang, Detik Sumsel — Masih ingat dengan pristiwa pembunuhan terhadap Rangga yang jenazahnya ditemukan dengan kondisi leher hampir putus di rawa – rawa, Jl Karyajaya, Kecamatan Kertapati, Palembang belakang tempat pemakaman umum (TPU), tidak jauh dari SPBU Karyajaya pada Selasa 10 Maret 2015 lalu.

Pelaku pembunuhan sadis itu adalah Prima alias Feri (25) warga Jl Sriwijaya Raya, Km 13, Kelurahan Karyajaya, Kecamatan Kertapati. Prima ditangkap anggota Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, pimpinan Kompol Willy Oscar, saat berada di tempat persembunyiannya di Lampung, Senin (11/1/2022) malam.

Saat akan ditangkap tersangka berupaya kabur sehingga petugas terpaksa melumpuhkan kedua kaki tersangka Feri.

Motif Feri membunuh korban lantaran sakit warung milik ibunya sudah dibongkar oleh korban. Barang dagangan  dan uang Rp2 juta yang ada di dalam warung ambil korban.

Wadir Reskrimum Polda Sumsel AKBP Tulus Sinaga SIK didampingi Kasubdit 3 Jatanras, Kompol Agus Prihadinika, SH SIK selama buron hampir tujuh tahun tersangka selalu berpindah – pindah untuk menghindari kejaran petugas.

“Baru beberapa hari ini kami mendapatkan informasi tersangka bersembunyi di Lampung dan tersangka berhasil kita tangkap di Lampung,”kata Tulus kepada wartawan saat pres rilis tersangka dan barang bukti Jumat (14/1/2022).

Pembunuhan yang dilakukan tersangka terhadap korban kata Tulus tergolong sadis, tersangka bersama dengan kakaknya berinisial YJ (DPO) membunuh korban secara sadis karena dengan kondisi leher nyaris putus. Korban dan pelaku saling kenal karena bertetangga.

“Karena mengetahui korban telah melakukan pencurian diwarung ibu, membuat tersangka kesal. Sebelum dihabisi kedua tersangka menjemput korban lalu dibawa ke TPU dan langsung dibunuh dengan cara dibacok,”tambah Tulus.

Sementara itu, tersangka Feri mengaku antara dirinya dengan korban sempat terjadi perduelan menggunakan senjata tajam jenis parang. Saat berduel tersangka juga terluka karena bacokan dari korban. Tersangka dari arah belakang langsung menggorok leher korban.

Untuk tersangka polisi menjeratnya dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun atau penjara seumur hidup atau pidana mati.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Minggu Kedua Januari, Polda Sumsel Tangkap 56 Tersangka Pemain Narkoba

Palembang, Detik Sumsel — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel bersama Polrestabes dan Polres jajaran dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *