Pemerintah Berencana Menaikan Tarif BBM Subsidi, Ini Tanggapan Mahasiswa di Palembang

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Palembang, Detik Sumsel — Sebelumnya Pemerintah Indonesia berencana untuk menaikkan harga 3 jenis bahan bakar minyak (BBM) subsidi yaitu Solar, Pertalite dan Pertamax. Ketiga jenis BBM Subsidi tersebut direncanakan akan naik oleh pemerintah seperti harga solar saat ini di harga Rp 5.150 per liter naik menjadi Rp 7.200 per liter, Pertalite saat ini di harga Rp.7.650 per liter naik menjadi 10.000 per liter, dan untuk Pertamax dari harga Rp 12.500 naik menjadi Rp 16.000.

Mengenai rencana kenaikan BBM yang akan dilakukan Pemerintah Indonesia, masyarakat di Indonesia khususnya Kota Palembang banyak yang mengeluh terutama para mahasiswa.

M Khadafi (24) mahasiswa STAIRU (Sekolah Tinggi Agama Islam Raudatul Ulum) saat ditemui DetikSumsel.com di UIN Raden Fatah Palembang usai melakukan aktivitas olahraga menanggapi tentang rencana kenaikan BBM tersebut. “Ya soal isu ini kami sebagai seorang mahasiswa masih bingung tentang rencana pemerintah menaikkan harga BBM ini, apakah karena faktor hutang yang menggunung atau ketidak mampuan pemerintah merelokasikan dana. Menurut kami ini soal pemerintah berencana menaikan harga BBM Subsidi itu tidak tepat,”jelasnya.

Khadafi mengatakan jika keadaan ekonomi di Indonesia baru mulai kembali pulih, akibat pandemi yang melanda seluruh dunia, terutama di sektor perekonomian yang menurun sehingga tidak tepat untuk pemerintah berencana menaikkan harga BBM di Indonesia.

Dengan rencana kenaikan BBM yang belum terealisasikan ini, Khadafi berharap agar pemerintah tidak merealisasikan rencana ini.

“Saya harap Pemerintah mengurungkan rencananya menaikkan harga BBM, agar tetap normal karena kita masih dalam krisis perekonomian akibat pandemi,” tutupnya.

Komentar