Pemilik Kartu Debit Magnetic Stripe, Harus Segera Migrasi ke Chip | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov

Pemilik Kartu Debit Magnetic Stripe, Harus Segera Migrasi ke Chip

#Jika Tidak Ingin di Blokir

Palembang, Detik Sumsel – Sebanyak 131.488 kartu debit chip milik nasabah yang belum termigrasi dari kartu debit magnetic stripe diwilayah 3 Palembang.

Untuk nasabah yang belum migrasi sampai saat ini, BNI memberikan batas waktu hingga akhir november 2021 nanti sebagai batas waktu migrasi. Bila tidak maka BNI akan menonaktifan kartu debit berbasis magnetic stripe.

Sunarna Eka Nugraha selaku Pemimpin BNI Wilayah 03 Palembang mengatakan, “ untuk nasabah pemegang Kartu ATM BNI yang belum melakukan penggantian kartu ke Kartu ATM berbasis chip hingga 30 April 2021, masih diberikan kesempatan untuk melakukan penggantian. Dan kita memberikan batas waktu untuk pergantian

Adapun batas waktu penggantian untuk nasabah Bank BNI dilakukan paling lambat 30 November 2021,” katanya melalui rilis, Selasa (22/06).

Para nasabah perbankan khususnya nasabah BNI diharapkan melakukan penggantian kartu ATM terbitan lama yang masih menggunakan magnetic stripe untuk diganti menjadi kartu ATM baru berbasis chip.

Penggantian kartu ATM ini dilakukan sesuai kebijakan Bank Indonesia yang tertera dalam Surat Edaran BI Nomor 17/52/DKSP tentang implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan Penggunaan Personal Identification Number Online 6 (Enam) Digit untuk Kartu ATM dan atau Kartu Debit yang diterbitkan di Indonesia.

Baca Juga :   Dongkrak Akupansi Kunjungan Lewat PIM Auto Show

Dikatakanta, setelah batas waktu itu, BNI akan melakukan penonaktifan kartu debit berbasis magnetic stripe. Penggantian bisa dilakukan dengan mengunjungi seluruh kantor cabang BNI terdekat.

Eka juga menambahkan, selain di Kantor Cabang BNI, nasabah juga bisa mengganti kartu debit nasabah yang lama ke kartu debit chip menggunakan mesin *DigiCS* atau yang dulunya dikenal dengan *BNI Sonic*, mesin ini bisa membantu nasabah mengganti kartu debit yang lama ke kartu debit chip hanya dengan 3 menit saja.

Selain itu mesin ini juga bisa membantu nasabah untuk melakukan *pembukaan rekening* dan melakukan *pembelian kartu TapCash* tanpa harus datang dan antri di petugas customer service serta beroperasi selama 24 jam termasuk hari libur. Untuk Palembang mesin DigiCS ini berada di Kantor Wilayah 03 Palembang dan KCP Palembang Square.

Untuk Wilayah Sumsel jumlah kartu yang belum termigrasi ke kartu debit chip sebanyak 47.464 kartu dan secara wilayah kerja BNI 03 Palembang jumlah kartu debit chip yang belum termigrasi sebanyak 131.488 kartu, jadi nasabah diharapkan untuk segera melakukan penggantian kartu magnetic stripe menjadi kartu debit chip selain ini sudah diwajibkan oleh BI (Bank Indonesia) ini juga untuk meningkatkan keamanan dan mengurangi resiko pemalsuan yang mana sekarang sudah banyak berkembang pemalsuan kartu berbasis magnetic stripe.

Baca Juga :   Bank Indonesia Karantina Uang dari Perbankkan, Untuk Mengurangi Resiko Corona

Selain mewajibkan nasabab kartu kredit untuk migrasi , BNI juga terus mengupdate system digital yang sudah ada, salah satunya yaitu QRIS Mobile Banking, Transaksi semakin mudah dengan adanya QRIS Mobile Banking.

Ia menambahkan, Pada saat pandemic seperti ini menjadi momen bagi BNI untuk menggaungkan digitalisasi perbankan, dengan adanya QRIS ini nasabah tidak perlu lagi menggunakan uang cash dalam melakukan pembayaran dalam berbelanja.

“Cukup dengan melakukan scan QR Code menggunakan aplikasi BNI Mobile Banking, transaksi belanja nasabah sudah bisa terpenuhi dengan proses yang cepat dan mudah,”jelasnya.

Nasabah sudah harus belajar dan beralih ke transaksi cashless sesuai dengan arahan dari Bank Indonesia. BNI juga akan memperluas layanan Pembayaran Digital melalui kolaborasi dengan ekosistem digital lain untuk memperluas dan memperbesar market share. (May/Rel)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Cara Pesan Makanan Online di Palembang Square Selama PPKM Level 4

#Pesan Makanan Lewat Online dengan Sistem Drop di Pick Up Point Palembang, Detik Sumsel – …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *