Pemkab Ogan Ilir Gandeng Kontraktor Bangun Perumahan Subsidi | Detik Sumsel
Detik
Hal itu sebagaimana yang telah dirapatkan oleh pihak terkait hari ini Rabu(8/12) Diruang Rapat Bupati Komplek perkantoran Terpadu(KPT) Tanjung Senai Indralaya dengan tema  "Sosialisasi Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT)"

Pemkab Ogan Ilir Gandeng Kontraktor Bangun Perumahan Subsidi

Indralaya, Detik Sumsel- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir(OI) akan menggait pihak kontraktor dan bekerjasama dengan perbankan dalam membangun perumahan KPR bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat Bumi Caram Seguguk yang memiliki pendapatan menengah kebawah.

Hal itu sebagaimana yang telah dirapatkan oleh pihak terkait hari ini Rabu(8/12) Diruang Rapat Bupati Komplek perkantoran Terpadu(KPT) Tanjung Senai Indralaya dengan tema  “Sosialisasi Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT)”

Dalam mengwujutkan hal itu, Pemkab OI melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPerkim) akan bekerjasama dengan PUPerkim Sumsel, BU2BT Kontraktor dan Perbankkan.

“Program tersebut sangat baik untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Sebanyak 82,3 persen masyarakat memiliki rumah baik dengan cara kredit swakelola dan sebagainya sementara sisanya 17persen bukan milik sendiri. Sasaran awal masyarakat yang bekerja sebagai tukang sapu jalan, tenaga honorer bahkan ASN golongan IIA,”ucap Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan H Nursamsu

Dikatakanya juga, jumlah pasokan  rumah untuk berpenghasilan rendah saat ini jumlahnya terbatas, kemampuan rumah tangga (RT) membeli rumah hunian masih rendah sehingga sulit untuk perumahan layak huni. Sehingga perlu dukungan pemerintah baik lajang atau pasangan suami istri yang memiliki pekerjaan formal dan informal.

“Ada 6 kriteria dalam progres perumahan ini yakni minat kepemilikan rumah, potensi rumah pengembang yang layak, bank pelaksana yang dapat menjangkau, komitmen masyarakat bersedia menjadi pilot projek dan dukungan perizinan,”jelasnya.

Tim Fasilitasi Program Rumah BP2BT Sumsel Rian mengatakan program green house sektor informal 75 persen, selebihnya sektor formal BUMN, BUMD, ASN pegawai dari sisi ability.

“Perusahaan atau pengembang juga diseleksi bagaimana kriterianya oleh Kemen PU, jangan sampai semua dijadikan komersil. Perizinan apa yg sudah dilakukan selama ini harus sesuai dengan keputusan presiden, dan edaran gubernur jangan sampai Harga mahal dari sisi perizinan juga mahal,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas PUPerkim Provinsi Sumsel Maulina Agustini mengatakan lokasi pembangunan sejauh ini yang telah sudah dilaksanakan pembangunan di palembang yakni di gandus seluas 4,5 hektar, di Jakabaring 7hektar, selanjutnya di Prabumulih, Musirawas, Linggau Muratara, dan kedepan kita akan bangun di Ogan Ilir, Prabumulih dan Pagar Alam.

“Lahan di OI masih luas dekat dengan Palembang,” ucap Agustina didampingi Kadis PUPerkim Ogan Ilir Hj Yusriani Emiyati.(AL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Truk Seruduk Rumah Warga di Jalan Lintas Palembang-Kayuagung

Indralaya, Detik Sumsel – Sebuah truk menyeruduk rumah warga di jalan lintas Palembang-Kayuagung di wilayah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *