Pemkab OI Segera Buka PTM Terbatas | Detik Sumsel
Pemprov
Hal ini setelah mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat yang mengizinkan PTM terbatas di daerah PPKM level 1-3 seiring membaiknya situasi pandemi.

Pemkab OI Segera Buka PTM Terbatas

Indralaya, Detik Sumsel- Pemkab Ogan Ilir melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengonfirmasi akan segera membuka kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Hal ini setelah mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat yang mengizinkan PTM terbatas di daerah PPKM level 1-3 seiring membaiknya situasi pandemi.

“Kami akan laksanakan PTM terbatas. Ini sekaligus sebagai simulasi juga,” kata Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar usai rapat paripurna di gedung DPRD Ogan Ilir, Tanjung Senai, Senin (30/8).

Dia menegaskan, kegiatan PTM terbatas ini telah disosialisasikan kepada orang tua siswa.

“Kalau orang tua keberatan anak mereka tatap muka, ya silakan. Belajar daring juga tidak masalah,” kata Panca.

Untuk setingkat SMP, akan dimulai terlebih dahulu pada 31 Agustus mendatang.

Sementara SD dan PAUD akan mulai dibuka seminggu setelahnya atau 6 September mendatang.

Rencananya, PTM terbatas ini akan diujicoba selama dua bulan ke depan.“Kami akan lakukan evaluasi setelahnya,” jelasnya.

Saat mulai diberlakukan PTM terbatas, siswa dibatasi maksimal 50 persen dari jumlah kapasitas kelas.

“Dalam satu minggu, hanya ada dua kali pertemuan di kelas selama dua jam. Masuk kelas seperti biasa mulai pukul 07.30,” terangnya.

Selama diberlakukan PTM terbatas, Pemkab Ogan Ilir ingin melihat kesiapan para guru.

Panca mengatakan, baik Disdikbud dan Dinkes Ogan Ilir akan memantau PTM terbatas ini agar jangan sampai menimbulkan klaster Covid-19.

“Bahkan di sekolah-sekolah yang lokasinya berdekatan, kita atur jam masuk siswa. Jangan sampai mobilitas siswa yang keluar-masuk sekolah, menimbulkan kerumunan,” papar Panca.

Selain kesiapan teknis, Pemkab Ogan Ilir memastikan para guru dan tenaga pengajar sudah divaksin.

“Memang ada guru yang karena komorbid (penyakit bawaan), belum divaksin. Namun sebagian besar sudah divaksin dan siap mengajar,” pungkasnya. (AL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Siswa Seberangi Sungai Naik Kotak Styrofoam, H Pelly Yusuf Minta Mendagri Segera Sah Pemekaran Pantai Timur

Palembang, Detik Sumsel — Video viral siswa SD di Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten OKI menyeberangi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *