Pemkab OKI Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Bupati OKI H Iskandar, SE., didampingi Sekda OKI H Husin, S.Pd., mengikuti rakor bersama Presiden Jokowi secara virtual di Kayuagung, Selasa (20/7/2021). 

Pemkab OKI Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19

Kayuagung, Detik Sumsel-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19, salah satunya mencukupi bed occupancy rate(BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan.

“Keseluruhan jumlah BOR/tingkat keterisian tempat tidur kita masih flat beberapa pekan terakhir, tapi kita jangan terlena harus ada persiapan-persiapan,” ucap Bupati OKI H Iskandar, SE., usai rakor bersama Presiden Jokowi secara virtual di Kayuagung, Selasa (20/7/2021).

Iskandar menginstruksikan agar memenuhi harapan pemerintah pusat yakni ketersediaan BOR capai 50 persen.

“Kita sudah antisipasi dengan menambah kapasitas tempat tidur, juga menyiagakan RS rujukan hingga tempat isolasi terpusat,” terang Iskandar.

Berdasarkan data RSUD Kayuagung per 19 Juli, keterisian tempat tidur khusus pasien Covid-19 di RSUD Kayuagung capai 68 persen.

“Awalnya kita hanya memiliki 5 tempat tidur khusus pasien Covid-19, lalu ditambah jadi 17 tempat tidur. Sekarang tersedia 28 tempat tidur,”ucap Direktur RSUD Kayuagung, dr Asri.

Baca Juga :   Yang Diharapkan Almarhuma adalah Doa, Doa dan Doa

Asri menambahkan pihaknya akan menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19 jika penambahan kasus terus naik.

“Total ada 244 tempat tidur perawatan. Keterisian pasien umum capai 56 orang. Jadi kita siap jika harus menambah tempat perawatan khusus pasien Covid,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) OKI Iwan Setiawan, M.Kes., mengatakan pihaknya menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di RS rujukan. Seperti meningkatkan pelayanan wisma karantina atau ODP Center Teluk Gelam serta RS Pratama Tugu Jaya.

Rinciannya, kata Iwan, tersedia 52 tempat tidur di Wisma Karantina Teluk Gelam saat ini terpakai sebanyak 7 tempat tidur.

Baca Juga :   Disangka Maling Saat BAB, Kru Organ Tunggal Bonyok Dihajar Warga

“Kemarin kita memulangkan sebanyak 4 pasien yang telah dinyatakan sembuh dari 11 pasien yang ada. Jadi sekarang ada 4 orang yang masih menjalani treatment penyembuhan,” terang Iwan.

Selain itu, pihaknya juga menyiagakan tracing, testing, dan treatment atau 3 T bagi warga terpapar Covid-19. Untuk selanjutnya dirujuk ke Wisma Karantina Teluk Gelam atau rumah sakit rujukan Covid-19.

“Untuk puskesmas memang fokus ke layanan kesehatan masyarakat melayani pasien umum namun mereka lakukan 3T untuk selanjutnya dirujuk ke Wisma Teluk Gelam, RS Pratama Tugu Jaya atau RSUD Kayuagung,” aku Iwan.

Diketahui, data terakhir dari Dinkes OKI per 19 Juli 2021 ada sekitar 285 kasus positif, 47 orang meninggal dan 196 orang dinyatakan sembuh. Sementara 15 orang masih dalam perawatan dan isolasi mandiri.(Iyan)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Sambangi Warga Isolasi Mandiri, Kapolda Sumsel Berikan Bantuan Sembako

Palembang, Detik Sumsel — Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri S MM bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *