Pengadilan Tinggi Anulir Vonis Mati Kurir Sabu Oleh Pengadilan Negeri Lahat 

Daerah, Featured, Lahat1 Dilihat
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Lahat, Detik Sumsel — Masih ingat dengan Adnan (33) warga Aceh Utara, yang tertangkap polisi Selasa 20 Agustus 2019 lalu, lantaran membawa 16 kilo sabu-sabu. Pengadilan Tinggi Palembang, memvonisnya seumur hidup. Vonis ini lebih rendah dari vonis Pengadilan Negeri Lahat sebelum upaya banding, dengan vonis hukuman mati.

Ketua LBH Serelo Lahat, Anisah Maryani SH, melalui anggota, Imam Rustandi SH mengatakan, sebenarnya vonis hukuman mati dari pihak Majelis Pengadilan Negeri Lahat sebelumnya, memang kurang tepat dan cenderung dipaksakan. Pasalnya, sesuai fakta persidangan sebelumnya sudah jelas, kliennya bukanlah pelaku utama atau pemilik sabu 16 kilo tersebut.

Baca Juga :   Bikin Mudah Urusan, Kejari Muba Luncurkan ANTI BOROS

“Seperti dalam isi memori banding kami sebelumnya, klien kami murni adalah korban dari jahatnya otak kejahatan dunia narkoba. Berlebihan kiranya jika mesti dihukum mati,” kata Anisah, Kamis (4/6).

Anisah menambahkan, setelah salinan putusan nanti diterima. Langkah selanjutnya pihaknya akan memberi tahu keluarga, dan menyerahkan semuanya pada pihak keluarga.

“Ini jelas suatu kabar bahagia bagi keluarga klien kita. Secepatnya bakal kami koordinasikan ke keluarga, sembari menunggu sikap lanjutannya,” tambah Anisah.

Sementara, Ketua PN Lahat Yoga Dwi Nugraha melalui Juru Bicara PN Lahat, Dicky Syarifudin SH MH, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima putusan banding dari Pengadilan Negeri Tinggi Palembang.

Baca Juga :   Ditinggal Bekerja, Rumah Deni Saprial Ludes Terbakar

“IYa kemarin (Rabu, red), kita sudah terima putusannya. Vonis Adnan menjadi seumur hidup,” kata Dicky. (heru).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Komentar