Penganiaya Perempuan Driver Online Ditangkap, Pelaku Menganiaya Korban Dalam Keadaan Mabuk Miras | Detik Sumsel
Pemprov
Tersangka Ismail saat menjalani pemeriksaan diruang unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel

Penganiaya Perempuan Driver Online Ditangkap, Pelaku Menganiaya Korban Dalam Keadaan Mabuk Miras

Palembang, Detik Sumsel — Dua bulan di buru, Ismail (41) pelaku penganiayaan terhadap seorang perempuan driver taksi online di sekitar Taman Skate board, samping Jembatan Ampera Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I Palembang 17 Mei 2021 lalu berhasil di ringkus anggota Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel.

Ismail di ringkus tanpa perlawanan dirumahnya di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Lorong Bunga Tanjung, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang Minggu (18/7/2021).

Dihadapan polisi, Ismail mengaku ia nekat menganiaya korban karena dengan korban yang memarkirkan mobilnya didekat lahan parkir yang dijaganya. Saat itu, korban dilarangnya parkir karena mengganggu tempat parkirnya.

“Aku dekati dio, khilaf waktu itu langsung ku goco rai nyo (wajah) sekali mano aku bawak an minum tuak. Sudah aku goco dio aku langsung lari,”katanya kepada wartawan Senin (19/7/2021).

Diakui, Ismail saat itu setelah meninju muka korban ia melihat darah mengucur dari wajah korban. Korban langsung ditinggalkannya begitu saja. Ismail sempat melarikan diri ke susunya di Kabupaten OKU Timur.

“Sekali aku goco dio make tangan kosong. Aku jingok memang rai dio keluar darah mungkin keno kuku aku jadi bedarah rai nyo. Aku sempat lari ke OKU Timur dak lamo dari itu aku balek lagi ke Palembang,”katanya.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol CS Panjaitan didampingi Kanit I AKP Willy Oscar mengatakan motif pemukulan yang dilakukan tersangka terhadap perempuan driver taksi online karena merasa terganggu dengan korban karena mobil korban berhenti dilahan parkir yang di jaganya.

“Karena terganggu dengan mobil korban pelaku menghampiri korban lalu memukul mobil. Tidak puas memukul mobil korban, pelaku lalu memukul wajah korban sampai mengeluarkan darah setelah itu, pelaku pergi meninggalkan korban,”katanya.

Kejadian ini, kata Panjaitan sempat viral di media sosial instagram di kota Palembang. “Akibat di pukuli pelaku, kening korban mengeluarkan darah dan mendapatkan tiga jahitan. Untuk pelaku kami jerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara,”tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Ini Pesan Rektor UIN RaFa ke 1.008 Wisudawan dan Wisudawati

Palembang, Detik Sumsel- Civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang kembali menggelar proses …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *