Penganiaya Wartawan Dituntut Setahun Penjara, Ini Tanggapan Korban | Detik Sumsel
Pemprov
Feri Yandi terdakwa penganiayaan Wartawan saat menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Palembang

Penganiaya Wartawan Dituntut Setahun Penjara, Ini Tanggapan Korban

Palembang, Detik Sumsel — Jian Piere Papin korban penganiayaan oknum LSM ini mengaku kecewa. Pasalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya menuntut terdakwa Feri Yandi dengan hukuman satu tahun penjara.

“Saya sangat menyayangkan kenapa JPU hanya menuntut terdakwa satu tahun penjara. Mengingat atas perbuatan terdakwa yang dilakukan kepada saya menggangu psiklogis saya terutama dampak sosial yang saya rasakan,” katanya usai menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri Palembang Rabu (3/10).

Menurutnya, jika tuntutan yang diberikan oleh Jaksa terhadap terdakwa bisa menjadi pelajaran terhadap terdakwa untuk tidak sembarangan menganiaya wartawan terutama saat sedang melakukan liputan.

“Kepada majelis hakim saya berharap agar dalam memutuskan perkara ini seadil -adilnya. Dan status terdakwa ini juga tidak jelas apakah dia sebagai seorang LSM atau wartawan,”harapnya.

Dalam tuntutan yang dibacakan JPU Ogana Tarigan SH, terdakwa telah melanggar pasal 351 ayat 1 dengan ancaman kurungan penjara selama dua tahun delapan bulan penjara.” Menuntut terdakwa dengan kurungan penjara selama satu tahun,” ujarnya.

Usai mendengarkan tuntutan JPU, majelis hakim yang diketuai Saiman SH menunda persidangan hingga pekan depan.” Sidang pekan depan dengan agenda pembelaan, terdakwa silahkan menyiapkan pembelaan baik itu secara lisan ataupun tulisan,” jelas Saiman.

Kasus ini berawal pada hari Kamis tanggal 25 Januari 2018 sekira jam 16.30 Wib, di Jalan Jendral Sudirman depan kamar jenazah Rs Bayangkara Kelurahan Ario Kemuning Kecamatan Kemuning Palembang.

Bermula saksi korban Jian Pieree Papin bersama dengan rekan-rekan saksi korban datang ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk melakukan peliputan berita dan ketika mobil jenazah datang saksi korban yang pada saat itu berjalan sambil meliput tiba-tiba bahu kiri saksi korban bersenggolan dengan bahu kiri terdakwa.

Dan ketika saksi korban saling bersenggolan dengan terdakwa tersebut pada saat itu saksi korban langsung meminta maaf kepada terdakwa, namun tiba-tiba terdakwa langsung hendak memukul wajah saksi korban dan pada saat itu saksi korban berhasil mengelak lalu di lerai oleh Saksi Firman Hidayat lalu melihat terdakwa masih dalam keadaan emosi saksi korban pada saat itu menjauhi terdakwa.

Namun ternyata keributan kembali terjadi dan terdakwa memukul korban hingga mengenai bibir korban hingga mengeluarkan darah sehingga korban melaporkan terdakwa ke Mapolsek Kemuning.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Amukan Sueb Renggut Lima Nyawa Warga Desa Bunglai, Ini Kronologisnya

Baturaja, Detik Sumsel – Warga Desa Bunglai Kecamatan Peninjauan OKU berduka, 5 orang warga Dusun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *