Penyidik Periksa Heriyanti Anak Akidi Tio Dirumahnya, Terkait Laporan Siti Mirza | Detik Sumsel
Pemprov
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi

Penyidik Periksa Heriyanti Anak Akidi Tio Dirumahnya, Terkait Laporan Siti Mirza

Palembang, Detik Sumsel — Hingga saat ini penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel masih melakukan penyelidikan terhadap laporan dokter Siti Mirza dengan terlapor Heriyanti anak mendiang Akidi Tio dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan sebesar Rp 2,5 miliar.

“Dua hari yang lalu penyidik mendatangi rumah Heriyanti melakukan pemeriksaan terkait laporan dokter Siti Mirzai. Hasil pemeriksaan tinggal kita tuangkan ke dalam berita acara,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi kepada wartawan Senin (23/8/2021).

Dikatakan Supriadi penyidik melakukan pemeriksaan dirumah Heriyanti karena yang bersangkutan dalam keadaan tidak sehat. Dalam suatu kasus tidak meski dilakukan di kantor Polisi jika yang bersangkutan dalam keadaan tak sehat, penyidik bisa melakukan pemeriksaan di rumahnya.

Terkait hasil pemeriksaan terhadap Heriyanti Akidi Tio, Supriadi enggan menjelaskannya secara gamblang. Karena, hasil pemeriksaan nantinya untuk menentukan dan penetapan status dari perkara dana sumbangan sebesar Rp 2 Triliun.

“Hasil pemeriksaan belum bisa kita sampaikan. Karena hasil pemeriksaan akan kita tuangkan ke dalam berita acara untuk menentukan statusnya nanti,” jelas Supriadi.

Sebelumnya, Polda Sumsel berencana bakal kembali memanggil sejumlah saksi baru untuk menentukan pasal apa yang bakal dikenakan terhadap Heriyanti Akidi Tio, terkait sumbangan diduga fiktif Rp 2 Triliun.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi menerangkan untuk menentukan kontruksi pasal terhadap kasus diduga prank sumbangan Rp 2 T tersebut, penyidik Polda Sumsel setidaknya bakal memeriksa 3-4 orang saksi baru dalam kasus Heriyanti.

“Untuk pasal apa yang akan ditetapkan kepada Heriyanti, kita akan periksa 3-4 orang saksi. Hal ini bertujuan agar penyidik dapat menentukan kontruksi pasal,” katanya.

Menurutnya, sejauh ini penyidik dan Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sumsel belum menetapkan status tersangka Heriyanti Akidi Tio terkait sumbangan diduga fiktif sebesar Rp 2 triliun.

Maka itu, Polda Sumsel bakal kembali memanggil saksi baru dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.

Selain itu, dari hasil gelar perkara beberapa hari lalu terkait kasus Heriyanti penyidik belum bisa menetapkan status anak bungsu Akidi Tio tersebut. Penyidik meminta untuk menggelar gelara perkara kembali dengan menghadirkan sejumlah saksi baru.

“Dari hasil gelar kemarin, peserta gelar meminta gelar perkara lagi dengan memanggil saksi baru,” jelas Supriadi.

Sebelumnya, polemik dana hibah yang dijanjikan ke Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri terjadi pada 23 Juli 2021. Saat itu Heriyanti menghubungi dokter keluarga mereka yakni Profesor Hardi Darmawan. Sosok Hardi merupakan dokter senior yang dihormati di Sumsel.

Hardi diminta Heriyanti menjadi penghubung keluarga ke Kapolda Sumsel untuk menyampaikan niat baik keluarga. Saat itu Hardi menghubungi Kapolda melalui Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumsel, Lesty Nurainy. Lesty menyampaikan akan ada sumbangan ke Kapolda sebesar Rp2 triliun.

Jumlah fantastis untuk dana hibah diakui Eko Indra Heri tak dicek lagi. Dirinya mengakui lalai mengecek tersebut dan menerima saja simbolisasi yang dilakukan pada tanggal 26 Juli 2021 lalu. Hingga kini, uang yang dijanjikan tidak terealisasi.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Hidupkan Sunnah Memanah, Pesantren Tahfizh Kiai Marogan Gelar Archery Tournament

Palembang, Detik Sumsel — Pesantren Tahfidz Kiai Marogan menggelar Marogan Archery Tournament Sumatera Open Ground …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *