Perluas Market, Integrasikan BSI Smart dengan KUR | Detik Sumsel
Pemprov

Perluas Market, Integrasikan BSI Smart dengan KUR

Palembang, Detik Sumsel – Untuk terus meningkatkan jumlah nasabah, Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperluas marker, salah satunya Smart BSI atau agen laku pandai. Dan BSI akan mengintegrasikan produk yang sudah ada seperti BSI smart dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperluas market untuk mengaet nasabah. Salah satunya, Smart BSI atau sama dengan agen laku pandai. BSI akan mengintegrasikan produk yang ada seperti BSI smart dengan Kredit Usaha Rakyat. Demikian diungkapkan Manager BSI Area Palembang, Luthfi Bukhari usai kopdar bersama Regional CEO III Bank Syariah Indonesia (BSI) Palembang, Dedy Suryadi Dharmawan, Arief Rosyid Hasan, Ketua Komite Pemuda MES/ DMI/ Wasekjend HIPMI dan Komisaris Independen BSI dan HMI di Gemercik, Selasa (31/08).

Luthi menambahkan, Smart BSI ini menjadi salah satu produk yang potensial dan akan terus dikembangkan . Mengingat, produk akan menyasar market di pelosok sehingga memberikan kemudahan bagi para nasabah BSI untuk mengakses perbankan.

Ia mengakui, BSI Smart saat ini belum begitu maksimal lantaran pihaknya saat ini masih fokus pada migrasi dan kebanyakan memang nasabah masih di cabang Palembang sedangkan di daerah masih terbatas mengingat cabang begitu banyak. Namun potensi dari BSI smart ini cukup tinggi.

“Untuk usaha mikro agen laku pandai kita memang menyasar ketoko kelontongan,” katanya.

Dikatanya, untuk agen laku padai dan juga literasi keuangan sejauh ini memang masih banyak dikota, tapi untuk beberapa daerah seperti Pangkalan balai, Sekayu, Tugu Mulyo dan Prabumulih smart BSI sudah mulai dirilik dan memang kebanyakan melibatkan masyarakat seperti toko kelontongan dan petani plasma seperti di tugu mulyo dan banyuasin.

Ditambahkannya, litetasi ini berhubungan dengan program KUR. Dan berdasarkan realisasi hingga Juli mencapai Rp 110 miliar dari target akhir tahun mencapai Rp 120 miliar. “Kedepan kami ingin membluding dan mengintegrasikan BSI smart dan program KUR, “tegasnya.

Sejauh ini, kata dia, nasabah KUR hampir di seluruh Kabupaten kota dengan penyerapan di sektor tergantung daerah. Seperti Palembang kebanyakan jasa dan perdagangan seperti toko kelontong, Banyuasin Pertanian, Sedangkan Musi Banyuasin mayoritas petani plasma untuk replanting karet. “Untuk sektor sangat beragam, “jelasnya.

Ia menambahkan, produk dari BSI akan terus dikembangkan untuk memudahkan akses dan memaksimalkam layanan guna memanjakan nasabah. Semakin banyak produk nasabah semakin banyak pilihan. “Produk yang saling mengisi dan melengkapi.,”katanya.

Ia menambahkan, menjadi agen BSI smart cukup mudah hanya KTP NPWP , memiliki rekening BSI dan mengisi formulir. Dengan transaksi tarik tunai dan pembayaran listrik dan lainnya. “Masyarakat di daerah bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjadi agen BSI Smart,”ucapnya.

Sedangkan Arief Rosyid Hasan, Ketua Komite Pemuda MES/ DMI/ Wasekjend HIPMI dan Komisaris Independen BSI dan HMI menyambut baik kehadiran BSI. Karena selaku bank Syariah terbesar milik pemerintah ini, tentu sangat baik dan jadi angin segar untuk menciptakan sistem ekonomi dan keuangan syariah. Ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengembangkan dan menjadikan perbankan syariah yang kuat. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Hadirkan Rejeki Wow Treasure di Hunt Ketiga, Hadiah Miliar Rupiah

Palembang, Detik Sumsel – Setelah sukses membagikan hadiah sekaligus membuka peluang baru untuk lebih dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *