Pernah Meraih Medali Perunggu hingga Emas, Atlet Menembak Ini Ditangkap Bawa Senpira | Detik Sumsel
Pemprov
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan saat memimpin pres rilis tersangka kepemilikan senjata api rakitan

Pernah Meraih Medali Perunggu hingga Emas, Atlet Menembak Ini Ditangkap Bawa Senpira

Palembang, Detik Sumsel — AR oknum atlet menembak di Sumsel ini diringkus anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel dalam kasus kepemilikan senjata api rakitan.

Tersangka AR diketahui atlet Perbakin yang tergabung dalam salah satu club menembak di Palembang pernah menorehkan prestasi diantaranya kejuaraan daerah hingga nasional. Tersangka AR juga telah mengkoleksi medali perunggu, perak hingga medali emas. Terakhir kali tersangka meraih juara 2 pada ajang Porprov Sumsel di Prabumulih mewakili Muba.

AR warga Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Lorong Singa Yudha, Kelurahan 35 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Palembang ini ditangkap di exit pintu tol Keramsan, Kabupaten Ogan Ilir Minggu (3/10/2021).

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Christopher Panjaitan menunjukkan barang bukti senjata api rakitan dari tersangka AR

Dari tangan tersangka Ahmad polisi mengamankan barang bukti satu pucuk senjata api rakitan laras pendek jenis revolver beserta tiga butir amunisinya yang diselipkan dipinggang tersangka.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan mengatakan tersangka ditangkap berdasarkan informasi yang diperoleh anggota bahwa ada seseorang diduga akan melakukan aksi kejahatan dengan membawa senjata api rakitan dari Kayuagung ke Palembang melalui tol Kayuagung Palembang.

“Tersangka AR dari Kayuagung ke Palembang dengan menumpang mobil travel melalui tol. Anggota melakukan penyekatan di exit pintu tol Keramasan saat mobil yang ditumpangi tersangka melintas anggota langsung menyetop nya dan menggeledah tubuh tersangka ditemukan satu pucuk senjata api rakitan beserta tiga butir amunisinya dari balik pinggang tersangka,”ujarnya.

Christopher Panjaitan membenarkan kalau tersangka AR adalah atlet menembak dari Perbakin yang sering menggunakan senjata api laras panjang.

“Berdasarkan pengakuan tersangka senpira tersebut ditangannya baru dua hari yang dititipkan temannya untuk menjaga diri saat menjemput temannya yang lain di Kayuagung. Namun saat di Kayuagung temannya akan di jemput tidak ada sehingga ia kembali lagi ke Palembang dengan mobil travel,”bebernya.

Dihadapan polisi, tersangka AR mengakui ia hanya disuruh temannya untuk membawa senpira katanya untuk menjaga diri saat dalam perjalanan dari Kayuagung ke Palembang. AR juga mengakui kalau ia adalah atlet menembak selama ia menjadi atlet menembak ia pernah mewakili Muba dalam tingkat provinsi dan pernah memperoleh medali perunggu, perak dan emas.

“Kalau dalam kejuaraan nasional saya pernah ikut tapi tidak juara,”katanya.

Atas ulahnya tersebut tersangka AR terancam dengan pasal 1 ayat (1) Undang undang darurat no 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman diatas sepuluh tahun penjara.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Tak Perlu Panic Buyying, Solar Aman dan Tersediah Hingga Akhir Tahun

Palembang, Detiksumsel – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIGAS) mengakui memang ada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *