Perwakilan BKBKN Sumsel Gelar Rekonsiliasi Data Pendataan Keluarga New Siga 2022

Iklan detik Sumsel

Palembang, Detiksumsel.com — Dalam rangka merumuskan strategi percepatan pelaksanaan verifikasi validasi keluarga resiko stunting dan pemutakhiran pendataan keluarga Tahun 2022, Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel menggelar Rapat Rekonsiliasi data hasil Pendataan Keluarga (PK) New Siga tahun 2022.

Kegiatan berlangsung tiga hari mulai tanggal 21-23 November 2022 di Hotel The Zuri Palembang. Acara dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel Mediheryanto S.H., M.H. secara daring, Selasa (22/11/2022). Dalam sambutannya, Mediheryanto mengatakan Tujuan dari rekonsiliasi ini adalah memfasilitasi pengelola data dan informasi dan stakeholder di tingkat kabupaten/kota guna terciptanya data dan informasi terkait program Bangga Kencana yang valid dan akurat. Sedangkan kondisi saat ini, pengelolaan data rutin sedang berada pada masa transisi dari Statistik Rutin 2013 menjadi Sistem Informasi Keluarga (SIGA) yang diberlakukan secara full pada tahun 2022.

Perubahan krusial yang menjadi prinsip pengembangan New SIGA terdiri dari: Integrasi sistem sebagai upaya β€œone and single data”; dengan mengintegrasikan sub sistem Pelayanan Kontrasepsi, sub sistem Pengendalian Lapangan dan sub sistem Pendataan Keluarga. Selanjutnya, Hasil Pendataan Keluarga atau Basis Data Keluarga Indonesia (BDKI) menjadi basis data yang menjadi referensi sub sistem lainnya; dan yang terakhir Perubahan pencatatan dari data agregat (data rekap) menjadi pencatatan by name by address, yang tujuan utamanya adalah untuk memperbaiki kualitas data dan membuat data lebih akuntabel.

Ditambahkan Mediheryanto, Data rutin dan informasi yang dihasilkan juga , monitoring kinerja serta peta kerja intervensi pada setiap tingkatan wilayah, sehingga dibutuhkan data yang valid dan akurat untukmendukung pengambilan kebijakan secara tepat. Untuk itu Mediheryanto mengharapkan, melalui rekonsiliasi ini, para pengelola data dapat berkolaborasi dan bekerjasama agar semakin matang pendataan di Provinsi Sumsel.

Sementara itu, Koordinator bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi (ADPIN) Evi Silviani S.Kom., M.M dalam laporannya mengatakan, Peserta yang mengikuti rekonsiliasi berjumlah 95 orang terdiri dari, Kabid Pengendalian Penduduk Kab/Kota 17 orang, Kasubbid Data dan InformasiKab/Kota 17 orang, Penyuluh KB @ 2 orang/Kab/Kota 34 orang, Dinas Kesehatan Kab/Kota 17 orang dan Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel 10 orang. Sedangkan Narasumber yang hadir yakni Kabid Dalduk DPPKB PALI, Kabid Dalduk DPPKB OKU, Subkor Jalpemswa Sumsel dr. Fahrina, Bappeda Provinsi Sumsel dan Dinkes Provinsi Sumsel. (rezah)

Komentar