banner 728x250

PKL Pasar Lama Ngotot Jualan Dilahan Parkir 

Para PKL saat mendatangi Kantor Unit PD Pasar Lama.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Baturaja, Detik Sumsel — Puluhan pedagang kaki lima (PKL) mendatangi Kantor Unit Perusahaan Daerah (PD) Pasar Lama Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Senin (25/7).

Kedatangan para PKL yang didominasi kaum “Emak-Emak” ini imbas dari penertiban PKL yang berjualan di lahan parkir tepatnya di pintu masuk Jalan Warsito pasar pucuk Baturaja, para PKL ini ingin meminta solusi agar bisa berjualan ditempat yang ditertibkan.

Kedatangan para PKL itu disambut baik Kepala Unit Pasar Lama, Emi Susanti di ruang kerjanya. “Kami minta tolong, kami mau berjualan dilahan parkir seperti biasa. Tapi tidak diperbolehkan,”ujar Mak Veni salah seorang PKL kepada awak media.

Dikatakan Mal Veni selama ini mereka berjualan di los lantai atas pasar pucuk Baturaja, namun tempat itu sepi pengunjung sehingga memaksa para PKL turun menggelar dagangan di lahan Parkir. “Kami jualan dari subuh hingga pukul 10.00 wib, tapi oleh pihak pasar kami tidak diperbolehkan berjualan di tempat tersebut,”keluhnya.

Baca Juga :   Terpilih Aklamasi, RA Anita Masyarakatkan Bowling Sumsel

Tak hanya itu, para PKL ini juga kalah bersaing dengan pedagang besar (Agen) yang mangkal dipasar pucuk dari subuh hingga pukul 06.00 wib padahal agen tersebut memiliki tempat berjualan di pasar korpri Ogan 4.

“Belum lagi kami kalah saing dengan agen. Bagaimana tidak kalah, kami ambil barang sama mereka namun mereka juga menggelar dagangan. Kami baru bisa mendapat pembeli dari pukul 06.00 hingga siang. Sedangkan kalau kami berjualan di los lantai atas tidak ada yang beli,” tuturnya.

Jika tidak diperbolehkan berjualan dilahan parkir dirinya meminta untuk mengusir pedagang-pedagang agen Ogan Empat, karena menurutnya itu yang menyebabkan dagangannya kurang pembeli. “Pokoknya kami akan tetap berjualan dilokasi itu,” tegasnya seraya diaminkan PKL lainnya.

Baca Juga :   Panti Pijat Berkedok SPA Berdekatan dengan Masjid, Warga Resah Minta Stop Beroperasi 

Sementara itu Emi Susanti mengatakan meski sudah ditertibkan dan sudah dilarang untuk berjualan di Ruas Jalan Area Pasar Lama, PKL tetap ngotot untuk menetap dan berjualan di lokasi tersebut.

“Kami sudah melarang untuk berdagang di lahan parkir. Namun mereka menuntut untuk dapat berdagang di sana dengan alasan sepi pembeli jika berdagang di lantai 2 pasar lama,” kata Emi.

Lanjut Emi, walaupun tidak diperbolehkan, pihaknya akan berkoordinasi lagi dengan atasannya, yang menurutnya mungkin ada jalan solusi.

“Saya kan ada atasan, jadi saya akan sampaikan dulu tuntutan para PKL ini agar dapat solusi untuk menempatkan PKL di tempat yang layak,” pungkasnya.(fei)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL