PKL Simpang RSUD Basemah Disinyalir Banyak Langgar Aturan

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Pagar Alam, Detik Sumsel – Pedagang Kaki Lima (PKL) disejumlah titik dikawasan Kecamatan Pagar Alam Utara, tepatnya dikawasan Simpang RSUD Besemah Kota Pagar Alam disinyalir banyak yang melanggar aturan. Sebab para pedagang tersebut melakukan aktivitas menjual barang dagangan ditempat yang tidak diperbolehkan seperti dibahu jalan. Tak hanya itu Bahkan, beberapa pedagang tersebut nekad membuat bangunan semi permanen. Sehingga mengurangi dinilai keindahan pusat Kota dan mengganggu pengguna jalan.

Parahnya, meskipun sudah sering dihimbau oleh Dinas terkait untuk tidak berdagang dikawasan tersebut, namun sampai saat ini beberapa pedagang masih enggan untuk pindah ketempat lain. “Kami mau pindah, namun Dinas terkait harus terlebih dahulu menyiapkan lahan baru tempat kami berdagang.”kata salah satu pedagang dikawasan tersebut. Jumat (12/8). Menyikapi hal ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pagar Alam selaku penegak Perda, melalui Kepala Bidang Penegakan Perda Edius Vical mengatakan jika pihaknya telah beberapa kali melakukan himbauan kepada pedagang tersebut, namun masih sebatas lisan. Hal ini karena pihaknya masih mengutamakan pendekatan secara humanis kepada para pedagang.

Baca Juga :   Simpan Ganja di Bawah Tempat Tidur, Pemuda di Pagar Alam Diringkus Polisi

“Himbauan yang kita lakukan sendiri yaitu dengan memberikan solusi kepada para pedagang untuk tidak membuat warung secara permanen atau semi permanen dikawasan tersebut, karena sangat mengganggu dan membahayakan baik pedagang sendiri maupun pengguna jalan.”ujarnya. Lanjutnya, alasan Satpol PP mengambil langka memberikan solusi ini karena dibeberapa kawasan seperti kawasan alun-alun Utara tepatnya di depan Gedung Juang, dimana PKL di kawasan tersebut sudah tertib dengan solusi yang pihaknya berikan.

“Dikawasan ini PKL tidak ada membuat warung yang permanen, jadi setelah selesai berdagang dimalam hari semua peralatan dagangan dibawa pulang, sehingga pada siang hari kawasan ini bersih dan tidak menganggu pengguna jalan.”jelasnya. Namun jika para pedagang masih tidak menggubris himbauan yang kita berikan, kita akan melakukan tindakan representatif atau tindakan tegas.

Baca Juga :   ABG di Pagar Alam Keok Usai Lawan Petugas, Rampas Handphone dan Tampar Korbannya yang Masih SD

“Pilihan terakhir yaitu penindakan, namun sebelum melakukan tindakan pihaknya akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Perindagkop Pagaralam.”ungkapnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Perindagkop Kota Pagar Alam Joni mengatakan, terkait hal ini pihaknya dalam waktu dekat akan kembali kembali memberikan teguran secara tertulis kepada PKL dikawasan tersebut. (rendi)

Iklan Detik Sumsel

Komentar