PM Israel Minta Damai dan Diakui Oleh Negara Islam

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Internasional, Detiksumsel.com — Perdana Menteri (PM) Israel Yair Lapid, menyerukan ajakan damai negara Arab dan negara Islam serta mengakui negaranya.

Keinginan itu disampaikan PM Israel Yair Lapid saat berpidato di hadapan sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pada Kamis (22/9).

“Sejarah ditentukan oleh manusia. Kita perlu memahami sejarah dan menghormatinya dan belajar dari itu, tapi juga bersedia untuk berubah. Demi memilih masa depan daripada masa lalu, memilih perdamaian dari peperangan,” kata Lapid seperti dikutip Al Jazeera.

Lapid mengatakan, Israel ingin menciptakan perdamaian dengan negara-negara yang menentangnya, meski konflik di Palestina masih kerap berlangsung dan belum menemukan titik terang.

Baca Juga :   Tetap Stylist Walau Musim Hujan, Ini Bebebrapa Outfit untuk Inspirasi Kamu

“Dan kami menyerukan kepada setiap negara Muslim dari Arab Saudi sampai Indonesia untuk mengakui hal itu, dan datang berbicara dengan kami. Tangan kami terulur untuk perdamaian,” katanya.

Mengutip dari cnnindonesia.com, Jumat (23/9/2022), dalam pidatonya, Lapid juga menyatakan dukungan Israel terhadap solusi dua negara dalam menyelesaikan konflik dengan Palestina yang sudah berlangsung lebih dari setengah abad ini.

Solusi dua negara merupakan solusi penyelesaian konflik antara Israel-Palestina yang selama ini disepakati komunitas internasional. Dengan solusi ini, Palestina dan Israel masing-masing berdiri sebagai sebuah negara berdaulat dan merdeka yang hidup beriringan.

Baca Juga :   Pemain Naturalisasi Sriwijaya FC Guy Junior Tidak Turun Saat Lawan Persiraja , Ini Kata Liestiadi

Menanggapi hal ini, salah satu pejabat senior Organisasi Pembebasan Palestina, Wasel Abu Youssef, yang menganggap bahwa pernyataan Lapid tidak berarti apapun untuk prospek perdamaian kedua negara. (delta)

Iklan Detik Sumsel

Komentar