PMI Madang Suku II Bagikan 30 Ribu Masker

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Martapura, Detik Sumsel– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten OKU Timur melalui Ranting Kecamatan Madang Suku II membagikan 30 ribu lebih masker dan cairan pencuci tangan (hand sanitizer) kepada masyarakat Kecamatan Madang Suku II di Kantor Camat Madang suku II, Selasa (5/5).

Ketua PMI Ranting Madang Suku II, Lindawati mengatakan, aksi ini merupakan bentuk aksi solidaritas PMI Ranting Kecamatan Mandang Suku II. Masker ini terkumpul dari pengalangan dana dan bantuan atau sumbangan warga yang peduli bahaya penyebaran Covid-19, jumlah masker mencapai 30 ribu lebih.

Selain masker, juga dibagikan cairan pencuci tangan, serta sembako kepada warga desa yang kurang mampu yang merupakan CSR perusahaan di OKU Timur.

Baca Juga :   Dirkamsel Korlantas Polri Berharap Setiap Wilayah Miliki Kampung Tertib Lalu Lintas

Sementara itu Bupati OKU Timur sekaligus Ketua PMI OKU Timur, Kholid Mawardi mengatakan, penularan virus Corona atau Covid-19 bisa melalui air liur saat batuk dan bersin kemudian menular melalui sentuhan tangan ke mata, hidung, atau mulut.

“Untuk itulah sangat diperlukan masker, untuk mencegah penularan harus pakai masker, kemudian tetap ikuti anjuran pemerintah agar menjaga jarak dan diam di rumah,” katanya.

Kholid juga menambahkan, wabah Corona ini memberi dampak besar bagi umat manusia baik segi kesehatan maupun ekonomi. Sehingga tahun ini akan berkurang pembangunan fisik dan fokus kepada pembangunan manusia.

“Bantuan sosial juga sudah disiapkan, dari PKH, BLT, Bantuan Pusat, Bantuan Gubernur yang bersumber dari dana desa dan terakhir OKU Timur menyiapkan beras cadangan milik pemerintah untuk diberikan ke masyarakat melalui Polres OKU Timur,” ujarnya.

Baca Juga :   Bukannya Kuliah, Pemuda Asal Pagar Alam Ini Malah Edarkan Ganja di Yogyakarta

Sementara, Ketua DPRD OKU Timur, Beni Dafitson, dalam kesempatan itu berpesan kepada masyarakat agar mematuhi imbauan pemerintah terkait pencegahan Covid-19.

“Virus ini jangan dianggap main-main, virus ini mengancam kita setiap saat, menyebabkan kematian, jadi ikutilah imbauan pemerintah pusat dan Bupati OKU Timur,” pungkasnya. (sus)

Iklan Detik Sumsel

Komentar