Polda Sumsel dan Bea Cukai Palembang Gagalkan Penyelundupan 225.664 Ekor Benih Baby Lobster | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Anton Setiyawan menunjukkan barang bukti benih baby lobster dihadapan awak media

Polda Sumsel dan Bea Cukai Palembang Gagalkan Penyelundupan 225.664 Ekor Benih Baby Lobster

Palembang, Detik Sumsel — Tim gabungan Bea Cukai Palembang dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel menggagalkan penyelundupan benih baby lobster sebanyak 225.664 ekor senilai Rp 33,8 miliar. Benih baby lobster ini berasal dari perairan Krui Lampung dan akan diselundupkan ke Malaysia melalui jalur darat.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagtim, Dwijo Muryono, mengatakan tim gabungan menerima informasi adanya dua mobil dari Krui, Lampung, membawa ratusan ribu ekor benih lobster menuju Palembang.

Dua mobil itu dihentikan petugas di Jalan Mayjen Yusuf Singedikane, Keramasan, Palembang, Kamis (17/6/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Dari informasi, ada dua mobil yang akan masuk ke kota Palembang. Dari situ kita geledah, ternyata isinya baby lobster,” kata Dwijo Muryono dihadapan awak media Jumat (18/6/2021).

Baca Juga :   Harga Nego Sampai Jadi, Bengkel Las Karya Jaya Solusi Percantik Rumah Anda

Saat digeledah oleh tim gabungan didalam dua mobil itu ada empat pelaku yang membawa 27 boks berisi 1.088 kantong dengan total 225.664 ekor benih lobster.

“Ada 27 boks, jumlah 225.664 ekor benih lobster. Diduga hendak di ekspor ke Malaysia. Empat orang kurir kita amankan inisial SS, M, R, dan SG,” kata dia.

“Para pelaku yang merupakan kurir kita tangkap. Dokumen tidak ada, yang jelas ilegal karena memang dilarang oleh negara,” ucapnya.

Dia mengatakan benur yang hendak diekspor ke Malaysia itu merupakan benih lobster jenis pasir.

“Untuk kerugian negara ditaksir sekitar Rp 3,8 miliar, baby lobster-nya jenis pasir. Rencananya akan diekspor ke Malaysia,” katanya.

Keempat pelaku kata dia, kini diamankan berikut sejumlah barang bukti. Apabila bersalah, para pelaku akan dikenai hukuman yang berlaku.

Baca Juga :   Pemprov Pertanyakan Mobdin, Alex Noerdin Berikan Jawaban

“Para pelaku akan ditindaklanjuti lanjuti sesuai dengan proses hukum yang berlaku. Apabila terbukti bersalah akan dijerat atas tindak pidana melanggar Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 jo Undang-Undang RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan,” jelasnya.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, Kombes Pol Anton Setiyawan menggatakan, ratusan ribu ekor benih lobster yang diamankan itu akan diserahkan ke Balai Karantina Ikan. Dan kami akan tindak tegas kepada pelaku jika masih melakukan penyelundupan ilegal

“Setelah ini benih lobster tersebut langsung kita serahkan ke Balai Karantina Ikan untuk dilepasliarkan. Dan untuk para pelaku yang masih berkeliaran akan kami tindak tegas melakukan penyelundupan” katanya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Sepuluh Anak Ikuti Khitanan Gratis RT 20 Talang Aman

Palembang, Detik Sumsel – Rukun Tetangga (RT) 20 Melaksanakan Khitanan gratis di wilayah RT. 20 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *