Polisi Kejar Pelaku Pemilik Tanaman Ganja di OKU

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Baturaja, Detik Sumsel – Polisi masih memburu pelaku pemilik tanaman Ganja yang ditemukan dikebun Talang Bancong atas Desa Negeri Sindang Kecamatan Sosoh Buay Rayap, OKU. Hal ini dikatakan Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo SIK didampingi Wakapolres OKU Kompol Asep Suryadi, Kasat Narkoba Polres OKU AKP Ujang Abdul Aziz dan Kasi humas Polres OKU Sabtu (5/2).

Kapolres mengatakan terduga pemilik tanaman ganja berinisial EP (35) merupakan seorang residivis kasus curat dan curanmor. “Berdasarkan data dan hasil penyelidikan pelaku merupakan seorang residivis yang berkebun di Talang Bancong Negeri Sindang Kecamatan Lengkiti,” kata Kapolres.

Dikatakan Kapolres kebun ganja seluas 1,5 hektar terletak dipelosok dengan medan perbukitan serta berbatasan dengan hutan kawasan. Diketahui pelaku telah berkebun dilokasi itu selama 1,5 tahun dengan tanaman kopi.

“Saat tim sampai dilokasi terduga pelaku sudah kabur, kita cari namun karena pertimbangan keamanan anggota karena kondisi cuaca dan geografis kita menyisir kebun itu dan menemukan 10 batang tanaman diduga ganja di tujuh titik disela-sela tanaman kopi serta ada yang ditanam polibag didalam kebun tersebut,” bebernya.

Dituturkan Kapolres, polisi berhasil menemukan tanaman ganja dikebun tersebut berkat informasi warga, pelaku kerap menjual ganja siap pakai ke para pemuda dan masyarakat desa. Berkat informasi inilah Sat Res Narkoba Polres OKU melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan kebun itu.

“Sejak 6 bulan terakhir pelaku kerap menjual ganja kepada masyarakat desa, dan ini cukup meresahkan masyarakat,”ujarnya.

Dari kebun itu polisi mengamankan barang bukti 10 batang tanaman yang diduga pohon ganja, 1 kotak rokok yang berisikan 8 linting di duga rokok ganja.1 buah tas ransel warna coklat yg berisi pakaian. 1 buah tas selempang warna hitam. 1 unit Hp warna hitam merek samsung. 1 buah botol kecil yang berisi 3 ( buah kip untuk peralatan senjata api rakitan ( locok / kecepek).

Disinggung apakah kemungkinan masih ada lokasi lainnya, Kapolres mengatakan masih melakukan penyelidikan dan pengembangan. “Lokasi lain masih didalami, tetap ada kemungkinan masih terus kita dalami,” tandasnya. (Fei)

Komentar