Polres Muba Antisipasi Kamtibmas Jelang Sidang MK | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
PIMPIN APEL : Apel Kosolidasi dan persiapan pengamanan hasil Pilpres 2019, di lapangan Mapolres Muba, Kamis (13/6).

Polres Muba Antisipasi Kamtibmas Jelang Sidang MK

Sekayu, Detik Sumsel – Mendekati sidang perselisihan hasil Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan salah satu paslon Presiden dan Wakil Presiden, pada 11 sampai dengan 28 Juni 2019, Kepolisian Resor Musi Banyuasin (Muba) melakukan antisipasi terhadap semua isu dan pengerahan massa yang berpotensi menyebabkan kerusuhan.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM mengungkapkan, menjaga Kamtibmas di Kabupaten Muba, menjelang sidang perselisihan pemilihan umum Pileg dan Pilpres tahun 2019, melakukan beberapa persiapan. Diantaranya koordinasi dengan seluruh pihak mulai dari Pemkab Muba dan TNI.

“Sesuai arahan Kapolri dan Kapolda kami saat ini sudah menyiapkan segala sarana prasarana dan koordinasi, untuk pengamanan sidang sengketa hasil Pilpres 2019,” jelas pada Apel Kosolidasi dan persiapan pengamanan hasil Pilpres 2019, di lapangan Mapolres Muba, Kamis (13/6).

Baca Juga :   Taklukkan Perserang, Sriwijaya FC Tempati Posisi 3 Wilayah Barat

Kapolres Muba mengungkapkan bahwa nantinya, akan laksanakan video convrence bersama Kapolri yang akan dilaksanakan di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.

“Nantinya akan dilaksanakan video convrence, dan laporan tentang kondisi secara umum wilayah,” tegasnya.

Dikatakan Andes, secara umum di Provinsi Sumatera Selatan Yang dilaporkan kepada Mahkamah Konstitusi sebanyak 27 laporan semua laporan tersebut terkait sengketa pemilihan legislatif DPR RI 4 laporan sekretaris DPRD Provinsi dan 21 laporan DPRD kabupaten kota.

“Laporan dan Muba ada dua sengketa yang disampaikan ke MK. Kita sudah siap untuk mengawal proses tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :   Polres Lahat Kembali Kehilangan Pamen Teladan

Dia menambahkan untuk mendukung keberhasilan secara maksimal seluruh aspek penyelenggaraan pengamanan perselisihan hasil pemilihan umum dapat terselenggara dengan sukses dengan menjaga dan memelihara soliditas dan sinergitas antara TNI Polri dan stakeholder lainnya. (edy)

“Kami melakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan fungsi intelijen melalui bhabinkamtibmas untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang di masyarakat sehingga setiap permasalahan yang berpotensi mengganggu proses sidang tersebut dapat diantisipasi sedini mungkin. Sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas atau konflik sosial,” pungkasnya.

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Puskemas Celika Targetkan Vaksin 100 Orang per Hari

Kayuagung, Detik Sumsel- Untuk mengejar percepatan vaksinasi Covid-19, Puskesmas Celika menargetkan hingga 70 sampai 100 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *