Polres OKU Bongkar Penimbunan Minyak Goreng | Detik Sumsel
Pemprov
Polres OKU Bongkar Penimbunan Minyak Goreng

Polres OKU Bongkar Penimbunan Minyak Goreng

Baturaja, Detik Sumsel – Pemerintah Kabupaten OKU bersama Polres OKU menemukan penimbunan 4 ton lebih minyak goreng disalah satu rumah warga, di Jalan Rajawali II RT 06/ RW 02 Kelurahan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur. Minyak merk Sovia itu di kemas dalam ratusan drigen berukuran 18 liter.

Feri (36) warga yang tinggal di rumah itu mengaku minyak goreng itu di kirim dari Palembang lewat ekspedisi.

“Saya hanya Sales pak, barang ini di. Kirim dari Palembang untuk di jual ke pelanggan khususunya ke pedagang gorengan.,” Tutur peri.

Di sebutkan peri minyak goreng itu di kirim sebanyak 236 dirigen dengan kapasitas 18 liter per 1 dirigen nya. Dan sudah ada yang terjual Sisanya di simpan di dalam kamar dapur rumahnya.

“Barang ini baru sampai tadi pagi (21/2) dan ini bukan penimbunan,” kilahnya.

Menurut peri, harga 1 dirigen yang dikirim dari Palembang adalah Rp 338.000 per 1 derijen nya. Kemudian ia menjual kepada pelanggan seharga Rp 343.000 hingga Rp 345.000 per dirigen nya.

“Saya mulai menjual sejak bulan November tahun 2021 dan ini sudah kiriman ke 4 kalinya,” lanjutnya.

Sementara itu, PLH Bupati OKU Drs H Edward Chandra yang memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) tersebut mengatakan sidak ini menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan minyak goreng di kabupaten OKU.

“Kita ingin mengetahui dan menemukan di mana letak tersendatnya distribusi minyak goreng ke masyarakat sehingga terjadi kelangkaan,” ucap PLH Bupati.

Begitu juga Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo mengungkapkan temuan minyak goreng tersebut berdasarkan dari penyelidikan unit Intel polres Oku yang di perkuat oleh informasi masyarakat.

“Kita mendapat informasi di salah satu rumah penduduk bahwa ada ratusan dirigen minyak goreng. Kalau kita lakukan penyelidikan terkait kebenaran informasi itu. Ternyata benar adanya. Di rumah warga ini kita temukan ratusan dirigen minyak goreng Atau sekitar 4 ton lebih minyak goreng,” ungkap Kapolres.

Saat ini sambung Kapolres pihkanya masih mengembangkan apakah penuaan minyak goreng tersebut sesuai peruntukannya atau tidak.

“Kita masih dalami, karena situasi saat ini sedang terjadi kelangkaan minyak goreng. Sesuai instruksi Kapolda di himbau untuk tidak menimbun bahan pokok yang terjadi kelangkaan. kita akan minta klarifikasi kepada pemilik minyak goreng ini,” pungkas Kapolres.

Pantauan di lapangan, sebanyak 210 dirigen minyak goreng yang di temukan di rumah warga itu, di angkut menggunakan truk Polres OKU menuju polres OKU. (Fei)


H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

DPRD Palembang Berduka, Azhari Haris Tutup Usia

Palembang, Detik Sumsel – Innalilahi wainailaihi rojiun, kabar duka menyelimuti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.