PPKM di Perpanjang Lagi, Penumpang Pesawat Wajib PCR | Detik Sumsel
BNI"

PPKM di Perpanjang Lagi, Penumpang Pesawat Wajib PCR

Palembang, Detik Sumsel – Perpanjangan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 1 November mendatang, berjalan beriringan dengan aturan pemerintah yang memperbarui aturan bepergian dengan pesawat udara.

Selama PPKM diperpanjang hingga 1 November 2021, pemerintah tak lagi mengizinkan penggunaan tes rapid antigen sebagai syarat penerbangan.

Syarat penerbangan terbaru bagi pelaku perjalanan penerbangan domestik adalah wajib tes RT-PCR.

Syarat penerbangan terbaru bagi penumpang pesawat terbang baru tersebut berlaku untuk daerah dengan status PPKM Level 3, Level 2, maupun Level 1 di Jawa-Bali.

Syarat penerbangan terbaru pesawat terbang itu tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali yang diperbarui 19 Oktober lalu.

Menanggapi kebijakan itu VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia Diah mengatakan Citilink berkomitmen dalam mendukung penuh kebijakan pemerintah mengenai persyaratan dokumen perjalanan menggunakan transportasi udara terbaru sesuai dengan SE Kemenhub No. 88 Tahun 2021 khususnya dalam rangka turut mendukung percepatan pemulihan pandemi COVID-19 di Indonesia.

“Saat ini kami melayani rute penerbangan Palembang-Jakarta- Palembang dengan rata-rata tingkat keterisian penumpang pada periode Oktober 2021 yakni sebesar 90-95%,” ujarnya, Senin (25/10).

Ia menambahkan, saat ini belum ada tujuan kota lain selain Jakarta yang menjadi rute Citilink namun kita tentu saja akan mengkaji dan menganalisa potensi rute tersebut, dengan melihat potensi dan demand yang ada guna menyediakan aksesibilitas bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan maupun dukungan transportasi logistik dari dan ke Palembang.

Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Meisye Paulina Tambunan mengatakan, sebenarnya kalau merujuk PPKM  sebelumnya wajib PCR tetapi karena ada miss komunikasi sehingga akhirnya ada kebijakan KKP setempat.

sebenarnya kalau merujuk PPKM sebelumnya wajib PCR tetapi karena ada miss komunikasi sehingga akhirnya ada kebijakan KKP setempat yang membolehkan menggunakan antigen.

“Tapi semua penumpang Garuda Indonesia tetap kami sampaikan mengunakan PCR,” ujarnya.

Meisye mengatakan saat ini load factor maskapai Garuda Indonesia cukup bagus di atas 90 persen dengan pesawat sudah boleh diisi full tidak ada sosial distancing atau menjaga jarak dengan mengosongkan satu bangku tengah pesawat.

“Cukup baik rata-rata di atas 90 persen dengan pesawat sudah bisa isi full dengan tetap menyediakan 3 row seat isolasi setiap armada garuda indonesia,” kata Meisye.

Sementara itu Kepala Cabang Sriwijaya Air Palembang Yudo mengatakan hingga syarat penerbangan ke Bangka dan Belitung masih boleh menggunakan rapid antigen karena berpedoman dengan Surat Edaran Gubernur Bangka Belitung.

“Iya kita masih menggunakan rapid antigen saja karena lebih murah dan juga masih diperbolehkan namun tetap dengan ketentuan sudah vaksin dosis kedua,” kata Yudo, Senin (25/10).

Yudo mengatakan saat ini load factor masil stagnan di kisaran 70 persen dan saat weekend barulah agak naik hingga 90-95 persen.

Saat ini juga penerbangan sudah boleh diisi penuh dan tidak lagi menerapkan jaga jarak di dalam kabin namun tetap mematuhi prokes.

Harga tiket pesawat tujuan Bangka saat ini dibandrol Rp 430-450 ribu dan tujuan Belitung dibandrol Rp 850 ribu.(May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Nikmati Pergantian Tahun Dengan Flavour Night Dinner Exvelton

Palembang, Detik Sumsel – Momen pergantian malam tahun baru menjadi salah satu malam yang spesial …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *