PPKM DiPerpanjang Pengelola Mall Kibarkan Benderah Putih | Detik Sumsel
Pemprov

PPKM DiPerpanjang Pengelola Mall Kibarkan Benderah Putih

Palembang, Detik Sumsel – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan berakhir 9 Agustus kemarin ditanggapi dingin oleh para pengelola Mall, karena penerapab PPKM terus berlanjut.

Para pengelola mal yang tergabung dalam Asosiasi Pemgelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Sumsel meminta agar kebijakan tersebut tidak dilanjutkan. Pasalnya, para pelaku usaha tenant maupun pengelola sudah “kehabisan nafas” lantaran tidak bisa operasional.

Wakil Ketua APPBI DPD Sumsel, Agus Ekawani, mengatakan dengan kembali diperpanjangnya penerapan PPKM otomatis akan membuat banyak tenant atau toko yang akan gulung tikar dan dikhawatirkan akan banyak PHK.

Sekarang yang diharapkan para pelaku usaha mal, agar jam operasional berbagai kegiatan dinormalka sedia kala tampa harus dibatas- batasi.

“Jangan ada lagi operasional tapi terbatas, kasihan tenant dan pegawai. Mereka harus berhenti berjualan. Padahal ada ribuan pekerjaan disini,” ungkapnya.

Apalagi jelasnya, pandemi yang sudah berlangsung hampir 1.6 tahun semua dunia usaha dan sebagian besar masyarakat sudah sekarat dan semaput.

“Dengan diperpanjang PPKM ini dikhawatirkan akan makin banyak masyarakat yang akan meninggal bukan karena corona, tapi meninggal karena mati kelaparan atau stress akut karena tidak kuat menanggung derita hidup atau tekanan hidup dan belum lagi dampak kriminal yang makin tinggi karena banyaknya pengangguran dan sangat sulitnya peluang kerja atau usaha,” ungkapnya.

Lebih jauh Agus mengatakan, bahwa hal yang paling penting dan serius yang harus dipikirkan oleh pemerintah saat ini adalah bila PPKM akan terus menerus dilanjutkan apa strategi pemerintah selanjutnya agar masyarakat bisa hidup dan dunia usaha bisa bertahan. “Jangan memberlakukan kegiatan tanpa solusi,” tegasnya.

Sementara itu, Manager Palembang Indah Mall, Ongky Prasetyo menambahkan, pihaknya pun sangat menyetujui jika PPKM jangan di perpanjangan. Mengingat aturan tersebut sangat menyulitkan bagi para pelaku usaha, pelaku usaha tidak bisa jualan karena operasional terbatas.

Padahal, ada banyak pekerjaan yang tidak dapat bekerja karena adanya PPKM.

Ongky mengungkapkan, pelaksanaan PPKM di mall termasuk di Palembang Indah Mall sebenarnya sudah sesuai standar protokol kesehatan mulai dari masker, jaga jarak hingga cuci tangan.

Selain itu, para pekerja tenant pun secara bertahap telah dilakukan vaksinasi. “Sebaiknya PPKM jangan di perpanjangan tapi penerapan protes yang ketat sehingga semua jalan,”tutupnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Telkomsel dan Zoom Kalaborasi Hadirkan Pengalaman Premium Interaksi Virtual

Palembang, Detik Sumsel – Telkomsel bersama Zoom Video Communications, Inc. (Zoom) hari ini mengumumkan kolaborasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *