Prabowo Masih Dipuncak, Anies dan Ganjar Tetap Rival Utama

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Jakarta, Detik Sumsel- Prabowo Subianto masih berada di puncak survei, masih unggul dari Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo dalam pilihan calon Presiden Republik Indonesia 14 Februari 2024 di provinsi Sumatera Selatan.

Ketua umum partai Gerindra yang sekarang menjabat Menteri Pertahanan tersebut tetap memimpin dari tiga sisi yakni popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas Sementara dua rival kuatnya Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo masih menjadi saingan utamanya dalam memperebutkan pemilih di masyarakat Sumatera Selatan.

Meski masih berada di puncak dalam dukungan elektoral, trend dukungan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo patut diperhitungkan oleh mantan Danjen Kopasus tersebut. Potensi untuk bisa mensejajarkan bahkan menyalip elektabilitas dua nama yang masih menjabat sebagai gubernur tersebut kemungkinan bisa terjadi. Perubahan ritme elektabilitas semakin mendekati pesta demokrasi lima tahunan ini dari waktu ke waktu akan semakin cepat.

“Dari pertanyaan top of mind (pertanyaan terbuka dan simulasi semi terbuka yang diajukan kepada responden untuk memilih calon presiden dan responden boleh memilih di luar nama calon presiden yang kita ajukan sampai dengan simulasi tertutup tiga nama capres yang akan bertarung, Prabowo Subianto masih konsisten berada diurutan teratas. Seingat saya, untuk pertanyaan tertutup dengan mengajukan tiga nama capres, hasilnya adalah Prabowo Subianto (49,8 %), Anies Baswedan (24,8 %) dan Ganjar Pranowo (17,9 %), massa menggambang (7,5 %) ,“ungkap Direktur Eksekutif LKPI, Arianto, M. I. Kom, Pol ketika dibincangi melalui telpon seluler di sela-sela paparan survei, Selasa (26/4/2022).

Masih kuatnya tarikan elektoral mantan Danjen Kopasus tersebut lanjut lembaga yang tergabung dalam Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI) disebabkan salah satunya adalah tingkat popularitas dan akseptabilitas angkanya sudah berada di puncak. Popularitas Prabowo Subianto 98,7 % dan akseptabilitas 78,2 %. Secara statistik, popularitas dan akseptabilitas Prabowo Subianto linear atau berbanding lurus (positif).

Selain itu, dari temuan survei, alasan utama pemilih menjatuhkan pilihannya kepada Prabowo Subianto dipersepsikan tegas dan berwibawa.
“Kami mendeteksi juga bahwa pergerakan dari kader-kader partai Gerindra juga unggul dalam menyuarakan sosialisasi Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden RI. Selain itu, masyarakat Sumsel juga sudah mengetahui bahwa Prabowo Subianto adalah calon presiden pada periode sebelumnya. Ini merupakan salah satu penyumbang masih kuatnya pilihan masyarakat pada Prabowo Subianto, “ ungkap mantan kordinator Lembaga Survei Indonesia (LSI) ini dengan lantang.

Namun demikian, lulusan suma cumlaude Magister Ilmu Komunikasi Politik ini menambahkan, dua saingan utama Prabowo Subianto terkhusus Anies Baswedan juga berpotensi bisa mensejajarkan elektabilitasnya bahkan menyalip. Anies Baswedan yang tercatat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan belum terafliasi dengan partai politik manapun sudah menunjukkan elektabilitas yang baik. Jejaring dari partai politik yang menyuarakan Anies Baswedan dari temuan survei belum ada. Jadi elektabilitas yang didapatkan Anies Baswedan adalah murni dari sosialisasi yang dilakukan Anies dan relawan serta simpatisannya. Pengalaman survei perilaku pemilih, apabila sudah ada partai pendukung yang menyatakan dukungan pada capres dan mengintruksikan untuk berjuang memenangkan nama capres tersebut, elektabilitas nama capres tersebut akan cepat melejit angkanya.

“Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo juga memiliki peluang yang sama besar untuk merebut hati masyarakat Sumatera Selatan. Pilpres masih menyisahkan waktu dua tahun empat bulan dan secara hitungan politik itu tidak lama. Ritme elektabilitas harus dijaga bahkan ditingkatkan oleh siapa saja calon presiden, kerja keras dan kerja cerdas dari capres, jejaring, simpatisan dan partai politik pendukung/pengusung akan menentukan irama elektabilitas tiga nama yang masih bertenger di puncak klasemen survei yakni Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo,” terang mantan auditor survei capres partai Demokrat ini.

Survei yang diselenggarakan LKPI digelar 8-19 April dengan mengambil 820 responden (82 desa/kelurahan) yang tersebar secara proporsional di 17 kabupaten dan kota di provinsi Sumatera Selatan. Marjin of error atau tingkat kesalahan sebesar +- 3,5 % dengan selang kepercayaan 95 %.

Komentar