Preman Simpang Pebem Tenteng Celurit Ancam Warga Nangis Saat Ditangkap | Detik Sumsel
Pemprov
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan saat memimpin pres rilis tersangka pengancaman

Preman Simpang Pebem Tenteng Celurit Ancam Warga Nangis Saat Ditangkap

Palembang, Detik Sumsel — Gerak cepat anggota Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel menindak lanjuti video viral di media sosial Instagram seorang preman sambil menenteng celurit mengancam warga dan sopir angkot di Jalan Kadir TKR, Simpang Pebem Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang Selasa (3/8/2021) kemarin.

Alhasil polisi meringkus Eko Saputra pelaku pengancaman dirumahnya Jalan Pangeran Sido Ing Kenayan Lorong Jerambah Sawah, Kelurahan Karang Anyar, Gandus Selasa malam.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan mengatakan pelaku preman di sekitar simpang Pebem yang sering memalak sopir angkot dan warga disekitar Jalan Kadir TKR, Kelurahan 36 Ilir. Pelaku melakukan pemalakan sambil menenteng sebilah celurit.

“Aksi menenteng celurit mengancam sopir dan warga sekitar Jalan Kadir TKR viral di media sosial. Dari video viral ini anggota melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku Eko dirumahnya,”kata Panjaitan didampingi Kanit I AKP Willy Oscar kepada wartawan Rabu (4/8/2021).

Dalam video beredar di instagram berdurasi 33 detik, Eko menenteng senjata tajam (sajam) jenis cerulit sambil mengancam sopir dan warga sekitar di Simpang Pebem,Jalan Kadir TKR, Kelurahan 36 Ilir,Kecamatan Gandus Palembang.

“Pelaku juga memeras pemilik warung, suka minta rokok, dan juga sopir-sopir angkot melintas dipalaknya. Pernah ada pengemudi motor, yang motornya dipukul menggunakan parang,” terangnya.

Dihadapan polisi Eko mengaku saat ia menenteng sebilah celurit dan mengancam dan memalak warga serta sopir angkot dilakukan nya dalam keadaan sadar. Hal tersebut dilakukan nya hanya untuk menakut nakuti warga dan tidak sampai melukai.

“Aku cuma nak mintak duet be, karena butuh duet bini aku lagi hamil tujuh bulan. Aku melakukan nya juga khilaf jadi saya minta maaf kepada warga dan sopir yang sudah pernah aku ancam,”ujar Eko.

Atas perbuatannya tersebut tersangka Eko dijerat dengan pasal 335 KUHP Jo pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.(oji).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Ditangkap, Pelaku Begal Ayah dan Anak di Pagaralam Rupanya Pemuda Belasan Tahun

Pagaralam, Detik Sumsel- Tak butuh waktu lama, Team Sus Polres Pagaralam dibawah pimpinan Kasat Reskrim, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *