Pria Gangguan Jiwa di OKI Nekat Gandir Didapur Rumahnya | Detik Sumsel
Pemprov
Istimewa

Pria Gangguan Jiwa di OKI Nekat Gandir Didapur Rumahnya

Kayuagung, Detik Sumsel — Warga disalah satu Kecamatan di OKI mendadak gempar. Pasalnya, salah satu pemuda setempat berinisial JH (30) diduga tewas dengan cara gantung diri di dapur rumahnya, Selasa (16/4) dini hari.

Informasi yang dihimpun dilapangan, pertama kali korban ditemukan ibu kandungnya ketika itu, ibu korban sedang berada diruang tengah dan bermaksud hendak makan menuju ke dapur.

Alangkah terkejutnya sang ibu mendapati anaknya tergantung dengan leher terjerat kain sarung. Oleh sang ibu, kejadian itu diinformasikan ke suaminya oleh kedua orangtuanya langsung melaporkan perihal itu ke polsek setempat.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra didampingi Kapolsek Pampangan AKP Salbih Mukarom melalui Paur Subbag Humas Bagops Polres OKI Ipda M Nizar, Rabu (17/4) membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Korban JH ditemukan ibu korban dalam keadaan sudah meninggal dunia gantung diri sekitr pukul 23.30WIB di dalam dapur rumahnya sendiri,”jelasnya.

Menurut Nizar, pihaknya langsung menuju ke TKP setelah ada laporan dari ibu korban. Setibanya disana, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan menginterogasi saksi-saksi yaitu kedua orangtua korban.

Menurut keterangan kedua orangtua korban kalau korban pernah menjalani perawatan di RS Jiwa Ernaldi Bahar Palembang.

“Ya, korban dibawa ke Puskesmas setempat. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dr Dedi Sumantri selaku dokter Puskesmas. Bahwa pada tubuh korban JH tidak terdapat tanda-tanda kekerasan fisik. Jadi murni meninggal dunia akibat gantung diri,” tuturnya.

Dia melanjutkan menginggat pihak keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan autopsi, maka jenazah korban diserahkan kepada keluarganya.

“Sebelum jenazah korban kita serahkan, kita meminta kedua orangtuanya membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi dan meminta bukti surat keterangan bahwa korban tersebut sedang mengalami gangguan mental dari RS Ernaldi Bahar Palembang,” katanya.(Iyan)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Pupuk Tanpa Izin Edar Asal Padang Masuk ke Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Subdit I Tipid Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel menggagalkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *