Program Pemutihan Segera Berakhir, Samsat OKU 1 Baturaja Gencar Lakukan Sosialisasi

Iklan detik Sumsel

Baturaja, Detiksumsel.com – Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dihimbau untuk memanfaatkan program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang diberlakukan oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru dengan sebaik-baiknya.

program pemutihan pajak kendaraan berupa pembebasan bea balik nama (BBN) II dari luar provinsi, bebas denda bunga PKB dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalulintas Jalan (SWDKLLJ) ini sudah diberlakukan sejak 1 Agustus 2022 lalu dan akan ditutup pada akhir tahun ini.

“Program ini akan berakhir pada tanggal 31 Desember ini,” kata Kepala UPTB Samsat OKU 1 Baturaja Humaniora Basillibasmark SE MSi mmelalui Kasubbag TU Hj Nurdiah SIP MM didampingi Kasi Penetapan, Pembukuan dan Pelaporan Awang Herianto SH MM, saat dibincangi diruangannya, Sabtu (3/12/2022).

Dikatakan Nurdiah, untuk mekasimalkan program pemutihan pajak ini Tim UPTB Samsat OKU 1 Baturaja gencar melakukan sosialisasi keseluruh OPD di OKU, Instansi Vertikal, Kesekolah-sekolah, BUMN dan BUMD, Kecamatan dan ke Desa-Desa.

“Sosialisasinya tentang pemutihan pajak kendaraan dan pembayaran pajak secara online melalui aplikasi SIGNAL,” kata Nurdiah.

Menurut Nurdiah, Sosialisasi ini mendapat respon positif dari masyarakat, bahkan saat sosialisasi ada saja masyarakat yang langsung membayar pajak baik di mobil samling saat dibawa oleh Tim, maupun dititip ke tim yang melakukan sosialisasi.

“Masyarakat ini terkadang bukan karena tidak mau membayar pajak, kesadaran masyarakat kita ini sudah cukup tinggi, namun terkadang masyarakat ini terkendala waktu karena bekerja serta jarak yang cukup jauh, makanya kita berinisiatif untuk membentuk tim yang nantinya akan kedesa-desa atau jemput bola,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Nurdiah meghimbau kepada masyarakat agar selalu taat pajak dan membayar pajak tepat waktu sehingga tidak menunggak atau mati pajak.

Pajak ini lanjutnya nantinya akan dikembalikan ke daerah masing-masing melalui bagi hasil.

“Bagi hasilnya sekarang lebih besar ke kabupaten yakni sekitar 60 %, pajak ini lah yang nantinya akan di bangunkan infrastruktur jalan sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu Kasi Penetapan, Pembukuan dan Pelaporan Awang Herianto SH MM mengatakan, tingkat partisipasi masyarakat dalam mengiktui pemutihan pajak ini cukup tinggi.

“Bahkan ada peningkatan 30% dari program pemutihan tahun sebelumnya, apa lagi saat ini ada penghapusan data kendaraan bagi yang STNKnya mati 2 tahun,” ungkapnya.

Disinggung soal capaian target, Awang mengatakan optimis dapat mencapai target seuai yang ditentukan, dirincikannya untuk target PKB sudah diangka 98%, sedangkan untuk BBN masih diangka 93%.

“Masih ada waktu kurang lebih 1 bulan, kita optimis bisa mencapai target bahkan untuk PKB itu bisa dipastikan Over target, kalau BBN kita terus berkoordinasi dengan pihak dealer, bila sudah ada kendaraan yang memiliki faktur untuk segera didaftarkan dan disetorkan ke samsat, namun sejauh ini optimis inysallah mencapai target,” optimisnya. (fei)

Komentar