Protes Soal Sampah, Warga Sebar Pamflet di Tempat Umum | Detik Sumsel

PKN
Pemprov
Tampak sejumlah pamflet protes sampah yang tersebar di tempat umum di Kota Pagaralam

Protes Soal Sampah, Warga Sebar Pamflet di Tempat Umum

Pagaralam, Detik Sumsel – Terkait kebijakan pemerintah Kota Pagaralam untuk meniadakan semua Kotak Sampah dilingkungan penduduk sepertinya tidak terlalu disambut baik oleh sebagian warga Pagaralam.

Hal ini terbukti ada masyarakat yang melakukan protes terkait kebijakan tersebut. Menariknya bentuk protes kali ini bukan dengan aksi turun kejalan seperti demo, namun dengan melalui sejumlah pamflet bertuliskan kritikan terkait sampah yang disebar dibeberapa tempat.

Hasil pantauan dilapangan, Selasa Senin (28/12), pamplet protes dan kritikan terlihat ditempel oleh oknum dikawasan jalan Kapten Sanap Kota Pagaralam. Bahkan oknum ini sengaja menempat pamplet tersebut hingga menutupi rambu jalan.

Salah seorang warga sekitar Rico mengatakan, dirinya tidak tahu siapa oknum yang menyebar pamplet tersebut. Pasalnya warga melihat dipagi hari pamplet tersebut sudah tertempel.

“Tidak tahu siapa yang menempel, karena saat pagi hari kami lihat kertas-kertas itu sudah menempel disana pak,” ujarnya.

Baca Juga :   Tiga Rumah di Pagaralam Hangus Terbakar, Satu Rusak berat

Sejumlah pampret tersebut bertuliskan “Sampah Pun Tak menemukan Jalan Pulang Akhirnya Bertaburan di Jalan” ada juga yang bertuliska “Semangat Jogging Maaf Kota Kami Kekurangan Kotak Sampah”.

Pamplet kritikan tersebut mendapat dukungan sebab isinya menurut warga adalah realitas sesungguhnya dari kota Pagar Alam yang telah sekian tahun tidak mendapat piala Adipura.

Joni (36) warga sekitar jalan Kapten Sanap mengatakan, bahwa persoalan penanganan persampahan serta kurang sarana dan prasana sanitasi perkotaan seperti ketersediaan kotak sampah memang di rasa kurang sehingga membuat sampah sering terlihat berhamburan di sekitar jalan raya.

“Itulah realitasnya, memang kota kami kekurangan bak sampah dan akhirya masyarakat buang sampahnya sembarangan saja,” katanya.

Diketahui pemkot Pagaralam selama ini telah menjadwalkan pengambilan sampah keliling dengan durasi 2 kali sehari khusus untuk kawasan jalan-jalan protokol yakni pada pagi dan sore hari.

Baca Juga :   UIN-Pegadaian Jajaki Kerjasama Mitra Dakwah

 Namun nyatanya ini dirasa belum maksimal sehingga ungkapan ketidak puasan serta kritikan dari warga tetap saja bermunculan serta mesti segerah dicarikan solusinya oleh pemerintah daerah.

Sementara itu Walikota Pagaralam Alpian Maskoni beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa pihaknya sengaja tidak menempatkan kotak sampah di permukiman warga. Hal ini agar tidak ada tumpukan sampah disekitar permukiman warga.

“Memang kotak sampah semua kita ambil. Hal ini agar tidak ada tumpukan sampah disejumlah titik karena adanya kotak sampah tersebut. Pasalnya kadang oknum masyarakat membuang sampah dilempar saja dan kadang tidak masuk kedalam kotak sampah akhirnya menjadi berhamburan,” ujarnya.(rendi)



H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Bahu Membahu, Warga Le Grand 3 Meriahkan HUT RI ke-77

Palembang, Detik Sumsel — Menjelang 17 Agustus, Antusias seluruh masyarakat kota Palembang dalam menyambut Hari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.