PT GGB Dilarang Ekspor Batubara, PT BMS Disorot Pemkab Lahat | Detik Sumsel
Pemprov
Batubara, ilustrasi.

PT GGB Dilarang Ekspor Batubara, PT BMS Disorot Pemkab Lahat

Lahat, Detik Sumsel – Dari 34 perusahaan batubara di Indonesia yang terkena sanksi larangan ekspor batubara ke luar negeri oleh Kementerian ESDM Republik Indonesia (RI), satu diantaranya beroperasi di Kabupaten Lahat, yakni PT Golden Great Borneo (GGB).

Sanksi ini diberikan lantaran tidak dapat memenuhi komitmen Domestic Market Obligations (DMO), atau pasokan untuk kepentingan dalam negeri. Hal ini berdasarkan aturan yang ditetapkan pemerintah pusat, berupa penjualan batubara untuk kepentingan dalam negeri (Domestic Market Obligation/ DMO), pada 2021 ini minimal sebesar 25 persen dari produksi per perusahaan.

“Berdasarkan aturan Menteri ESDM memang pemenuhan kuota energi tidak terpenuhi, sehingga terkena sanksi. Karena syaratnya minimal 25 persen dari hasil produksi perusahaan disalurkan dulu di dalam negeri,” ungkap Kabag Sumber Daya Alam (SDA) Sekda Pemkab Lahat, Syaifullah Aprianto, Kamis (19/8).

Hasil tinjauan pemerintah pusat, saat ini rupanya banyak perusahaan yang tidak mematuhi keputusan yang dikeluarkan oleh Menteri ESDM Nomor 139.K/HK.02/MEM.B/2021 ini, alias tidak sampai untuk pemenuhan dalam negeri sebanyak 25 persen. Karena itu saat ini komitmen DMO itu diperketat. Sanksi yang dikeluarkan oleh Kementrian ESDM ini berlaku hingga pihak perusahaan mememuhi DMO sebesar 25 persen tersebut.

“Jika sudah mematuhi dan memenuhi penjual dalam negeri, maka skorsing bisa dicabut oleh pemerintah pusat. Kepada pihak perusahaan untuk menyampaikan laporan produksi, penjualan dan royalty tepat waktu. Kita saat ini juga sedang menyoroti PT Bara Manunggal Sakti (BMS), karena sampai saat ini belum menyampaikan data yang diminta,” terang Syaifullah. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Siswa Seberangi Sungai Naik Kotak Styrofoam, H Pelly Yusuf Minta Mendagri Segera Sah Pemekaran Pantai Timur

Palembang, Detik Sumsel — Video viral siswa SD di Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten OKI menyeberangi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *