Raih Best of CSV dan Best Manager Performance di Ajang CSR Proving League | Detik Sumsel
Detik
Pemprov

Raih Best of CSV dan Best Manager Performance di Ajang CSR Proving League

Palembang, Detik Sumsel – PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Plaju, subholding PT Pertamina (Persero) di bidang kilang dan petrokimia berhasil raih dua penghargaan di ajang _Corporate Social Responsibility (CSR) Proving League.

Kompetisi tersebut merupakan ajang unjuk kesaksian local hero dalam memperluas manfaat CSR Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT KPI Unit Plaju raih dua kategori penghargaan sekaligus dalam ajang kompetisi itu, yakni _Best of CSR Manager Performance_ pada program Mari Berkreasi, serta penghargaan _Best of Creating Shared Value_ (CSV) pada program Kampung Pangan Inovatif.

Siti Rachmi Indahsari selaku Area Manager Communication, Relations & CSR RU III Plaju mempresentasikan dengan apik program Mari Berkreasi sambil memperkenalkan Choirul Bahri atau akrab disaba Kak Elonk, sosok local hero di Lorong Mari, Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju, Kota Palembang yang menjadi kampung binaan PT KPI Unit Plaju itu.

Sambil berjalan mengelilingi Lorong Mari yang dulu terkenal kumuh di kawasan Kecamatan Plaju, Kota Palembang, Rachmi mengajak dewan juri ‘berwisata’ di kampung binaan PT KPI Unit Plaju yang masuk 300 besar nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 itu. Presentasi di hadapan dewan juri itu dilakukan secara virtual dengan aplikasi Zoom Cloud Meeting guna mengurangi interaksi langsung di tengah wabah COVID-19 dan mempersingkat serta untuk efisiensi waktu.

PT KPI Unit Plaju juga unjuk gigi di penghargaan _Best of Creating Shared Value_ di program Kampung Pangan Inovatif, dimana penghargaan ini didapat karena upaya perusahaan memberdayakan mitra binaan dengan penciptaan nilai bersama untuk turut serta mewujudkan perlindungan lingkungan dan tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.

Sentuhan CSR PT KPI pada pemberdayaan Kampung Pangan Inovatif sebagai binaan PT KPI Unit Plaju di Lorong Asia, Kelurahan Plaju Ulu diberikan dengan pelibatan elemen PT KPI yang berfungsi dalam penjagaan lingkungan, terbukti dengan inovasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berhasil menormalisasi limbah tempe produksi rumahan yang dulunya berbau tidak sedap setelah dibuang.

“Ini menjadi inspiasi dan penghargaan untuk kita semua, termasuk bagi para _local hero_ yang telah menjadi penggerak masyarakat kampungnya agar timbul kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Rachmi. Ia mengatakan bahwa PT KPI akan konsisten memberdayakan masyarakat binaan di ring 1 wilayah operasi dengan segenap inovasi. “Katanya melalui rilisnya, Senin (11/10)

Siti Rahmi tak lupa juga berterimakasih kepada para perwira PT KPI yang telah turut terlibat aktif dalam _creating shared value_ seperti fungsi _Health, Safety, Security and Environment_ (HSSE) dan _Engineering & Development._

Local Hero mitra binaan PT KPI Unit Plaju di Kampung Pangan Inovatif, Muhammad Junaidi yang juga perajin tempe mengungkapkan kesaksiannya atas kehadiran Pertamina dalam menjawab persoalan lingkungan di lingkungannya sejak 2018.

Dulu, di tahun 2017 ke bawah, rumah produksi tempe di Lorong Asia hanya fokus pada cara memproduksi tempe dan berjualan tanpa memerhatikan dampak lingkungan dari limbah produksi yang ditimbulkan. “Selama ini kami hanya memikirkan bagaimana cara memproduksi tempe dan berjualan, mana terpikir oleh kami soal lingkungan yang kena limbah pemrosesan tempe, untung ada Pertamina yang paham soal menjaga lingkungan, jadi kami dapat ilmu baru selain produksi tempe,” tutur Junaidi.

Upaya PT KPI dalam mendampingi masyarakat lewat dua program CSR itu (Kampung Pangan Inovatif & Mari Berkreasi) selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau _Sustainable Development Goals_ (SDGs). PT KPI Unit Plaju turut mendukung tujuan keenam SDGs yakni menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua.

Tujuan SDGs yang dimaksud lebih spesifik pada target 6.3 dimana pada tahun 2030, diharapkan terjadi peningkatan kualitas air dengan mengurangi polusi, menghilangkan pembuangan, dan meminimalkan pelepasan material dan bahan kimia berbahaya, mengurangi setengah proporsi air limbah yang tidak diolah, dan secara signifikan meningkatkan daur ulang, serta penggunaan kembali barang daur ulang yang aman secara global.

Hal itu terwujud dalam pemasangan IPAL untuk mengelola limbah tempe menjadi lebih ramah lingkungan di Kampung Pangan Inovatif serta upaya mendaur ulang limbah menjadi barang bernilai sebagaimana dilakukan di Lorong Mari. Keberhasilan dua program ini tidak terlepas dari keterlibatan  Pemerintah Kecamatan Plaju yang telah banyak mendukung upaya PT KPI dalam memberdayakan masyarakat dan menjaga lingkungan. (May/REL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Kinerja Kuartal III, Hulu Migas Setor Rp 136,8 Triliun Penerimaan Negara

Palembang, Detik Sumsel – Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto dalam kegiatan Jumpa Pers Kinerja Hulu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *