banner 728x250

Rekor Baru, Bupati Panca Tunggu Anggota Dewan Sampai 1,5 Jam

Sayangnya sudah lama menunggu anggota dewan yang hadir hanya 16 orang, sementara sisanya 1 orang izin dan 23 orang absen tak ada kabar.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Indralaya, Detik Sumsel- Rekor baru di DPRD Ogan Ilir, pasalnya Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi menunggu anggota DPRD Ogan Ilir sampai 1,5jam untuk dimulainya Rapat Paripurna IX Agenda Penyampaian Laporan Komisi-Komisi terhadap Pertanggungjawaban APBD TA 2021, Pengambilan keputusan terhadap Pertanggungjawaban APBD TA 2021 dan Pendapat Akhir Bupati.

Sayangnya sudah lama menunggu anggota dewan yang hadir hanya 16 orang, sementara sisanya 1 orang izin dan 23 orang absen tak ada kabar.

Dijadwal agenda DPRD OI sidang Paripurna dimulai pukul 10.00wib, waktu berjalan akhirnya rapat tak kunjung dimulai. Pukul 11.45wib rapat dibuka oleh Ketua DPRD Ogan Ilir H Suharto HS, saat pembacaan laporan Muhsina, Sekretaris DPRD OI anggota dewan yang hadir 16 0rang, sisanya satu orang anggota dewan izin tidak hadir dan 23 lainnya tidak ada kabar.

Akibatnya terpaksa pimpinan sidang Ketua DPRD H Suharto HS menskor rapat hingga 2 kali masing-masing selama 15menit. Meski sudah ditunggu lama, sayangnya rapat masih tak kuorum akhirnya H Suharto mengambil keputusan rapat ditunda sampai Rabu (13/7) mendatang

Baca Juga :   53 Anak Tidak Mampu Ikut Sunatan Massal Polres Ogan Ilir

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi mrngatakan tidak ada persoalan kalau banyak anggota dewan yang tak hadir.

“Mungkin karena mereka ada kesibukan, saya juga diundang rapat sebelum ini namun karena istri melahirkan dan adanya acara Fornas VI jadi sempat tertunda. Jadi tinggal menunggu jadwal lagi kapan kira-kiranya saya siap,”ujarnya.

Saat disinggung apakah kecewa lantaran batalnya rapat paripurna tersebut, ia mengatakan hal tersebut tidak masalah.

“Rumah saya dekat sini samping Kantor DPRD Ogan Ilir. Jadi tidak masalah,”jelasnya

Sementara itu Ketua Badan Kehormatan (BK) Basri M Zahri mengatakan dalam pengambilan keputusan, menurut Basri, harus mengacu pada Undang-undang Pasal 133 dan Pasal 134. Pada pasal 133 ayat 3 disebutkan, bahwa setiap rapat pengambilan keputusan itu harus kuorum. Apabila dua kali ditunda, maka mengacu Pasal 134 ayat 4.

Baca Juga :   Minta Uang Tambahan ke Calon Jamaah, Travel Umroh Holiday Angkasa Dipolisikan

“Dalam pasal tersebut disebutkan rapat akan dilanjutkan tiga hari atau sesuai kesepakatan dari Banmus. Nanti, kita akan beritahukan ke fraksi masing-masing,”ucapnya.

Ketua DPRD OI Suharto, mengatakan bahwa Rapat Paripurna IX Agenda Penyampaian Laporan Komisi-Komisi terhadap Pertanggungjawaban APBD TA 2021, Pengambilan keputusan terhadap Pertanggungjawaban APBD TA 2021 dan Pendapat Akhir Bupati ditunda hingga minggu depan

Saat ditanya mengapa banyak anggota DPRD OI yang tidak hadir pada rapat paripurna bahasan pengesahan LKPJ Bupati 2021, Ketua DPRD OI Suharto tidak mengetahui alasan mereka tidak hadir, hanya saja dari 24 anggota dewan yang tidak hadir hanya satu orang dinyatakan izin.

“Saya tidak tau mengapa mereka tidak bisa hadir, yang jelas dari Fraksi Golkar semua hadir,”kata Suharto. (AL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL