Resmi Dilantik Jadi Advokat, Sanusi Terima Ratusan Ucapan Selamat | Detik Sumsel
Detik
Pelantikan Advokat Direktur Eksekutif SCW M Sanusi SH oleh

Resmi Dilantik Jadi Advokat, Sanusi Terima Ratusan Ucapan Selamat

Palembang, Detik Sumsel – Direktur Eksekutif Sriwijaya Corruption Watch (SCW) M Sanusi SH resmi dilantik menjadi advokat/pengacara setelah dilantik oleh pengadilan tinggi Kota Palembang yang berlangsung, Senin (9/1).

“Alhamdulillah kami sudah resmi dilantik sebagai advokat oleh pengadilan tinggi Palembang,” kata Sanusi.

Sanusi mengatakan bahwa menjadi Advokat adalah suatu keinginan untuk mengembangkan ilmu yang pernah di pelajari,sekarang baru mendapatkan kesempatan setelah mengikuti PKPA.”ini suatu profesi baru setelah menjadi advokat nanti bisa membantu masyarakat mengenai masalah hukum demi mendapatkan keadilan,” kata dia.

Menurut dia, sebagai advokat ia akan memberikan pelayanan kepada klien yang bakal memberikan pelayanan hukum maupun konsultasi hukum. “Saya berharap kepada masyarakat yang membutuhkan pembelaan hukum untuk mendapatkan keadilan saya siap membantu, termasuk juga konsultasi hukum,” ujar Sanusi.

Dan tentu dirinya akan banyak belajar kepada para senior yang selama ini telah lama menjadi advokat.”Terus belajar dan mengali potensi dalam diri untuk memberikan pendampingan dan konsultasi hukum kepada para klien,”ujarnya.

Ia mengucapkan terimakasih kepada kolenga baik di itu dari gubernur Sumsel anggota DPR RI, kepala daerah bupati walikota se Sumsel, anggota DPRD Sumsel, DPRD kabupaten kota, perusahaan, BUMD, kepala dinas, keluarga besar Ferrari dan lainnya yang telah memberikan ucapan doa dan karangan bunga. “Sangat berterimakasih atas ucapan dan doanya,” ucapnya. (Ril)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Lanal Palembang Vaksinasi 165 Siswa SD Negeri 64 Palembang

Palembang, Detik Sumsel — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang melalui Balai Pengobatan kembali melaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *