Ribuan Sembako Bantuan Pemprov Mulai Direalisasikan di Pagaralam | Detik Sumsel
Pemprov
Walikota Pagaralam Saat Membagikan Sembako dan Alat usaha Untuk Masyarakat dan Pelaku Usaha Micro yang Terdampak Covid-19.

Ribuan Sembako Bantuan Pemprov Mulai Direalisasikan di Pagaralam

Pagaralam, Detik Sumsel- Sebanyak 10 ribu paket sembako bantuan dari Pemerintah Sumatera Selatan untuk masyarakat dan usaha ekonomi produktif (UEF) yang terdampak covid-19 di Kota Pagaralam mulai di realisasikan.

Selain sembako bantuan ini akan direalisasikan 100 alat usaha bagi masyarakat memiliki usaha micro terancam bangkrut akibat dampak covid-19.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan rehabilitasi sosial Dinas Sosial Pagaralam Koko Bangun mengatakan bantuan tersebut merupakan usulam Dinsos Pagaralam untuk masyarakat terdampak dengan sebelumnya sudah melakukan pendataan di setiap kelurahan. Yang teralisasi di tahap ini tersebar 26 Kelurahan dengan mencakup di 5 Kecamatan di Pagaralam.

“Bantuan sendiri selain sembako untuk masyarakat terdampak, juga bagi usaha micro yaitu Warung sembako, warung ringan, tukang las, steam motor, tukang jahit dan usaha lainya.”katanya, Rabu (30/12).

Ia juga meminta kepada masyarakat Pagataram yang belum dapat jangan berkecil hati, sebab bantuan tersebut cukup terbatas. Namun pihaknya akan tetap mengusulkan bantuan di tahun depan.

“Namun pihaknya sudah kembali mengusulkan ke pihak Pemprov Sumsel untuk kembali menerima bantuan bagi masyarakat yang terdampka covid-19.”jelasnya.

Sementara itu Walikota Pagaralam Alpian Maskni menuturkan, masyarakat Pagaralam harus bangga karena banyak pihak terutama Pemerintah Sumsel yang terus memperhatikan kondusi masyarakat Pagaralam. Walaupun Walikota mengatakan Kota Pagaralam tidak termasuk wilayah yang bukan paling terdampak Covid-19.

“Kalau di kota besar jelas terdampak, jadi kita harus bersyukur,”terangnya.

Hal ini karena masyarakat Kota Pagaralam merupakan mayoritas petani yang hasilnya masih cukup priduktif, sehingga perekonomian Pagaralam tidak terlalu terdampak oleh covid-19.

“Hasil pertanian masih berjalan, secara ekonomi masih berjalan, jadi di Sumsel pagaralam tidak terlalu terdampak.”pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Diduga Gandir Wanita Muda di Baturaja Ditemukan Tewas Tergantung

Baturaja, Detik Sumsel – Seorang wanita muda ditemukan warga tewas dengan leher tergantung pada pintu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *