Saatnya Beli Rumah Ada Potongan PPN Hingga Desember | Detik Sumsel
Pemprov

Saatnya Beli Rumah Ada Potongan PPN Hingga Desember

Palembang, Detik Sumsel – Angin segar bagi konsumen yang berencana untuk membeli rumah secara kredit, karena Pemerintah melakukan perpanjangan biaya pajak PPN sampai akhir Desember mendatang.

Karena Pemerintah resmi memperpanjang Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 21 tahun 2021 yang mengatur upaya pemerintah meningkatkan daya beli masyarakat di sektor industri perumahan guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan memberikan potongan Pajak Penambahan Nilai (PPN) 10 persen hingga akhir tahun.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Selatan (Sumsel) Zawwy Salim mengatakan kebijakan ini sudah digulirkan pemerintah sejak Maret lalu hingga 31 Agustus, tapi resmi diperpanjang sejak tiga hari lalu dengan PMK 103 tahun 2021.

Ini kesempatan emas bagi masyarakat yang akan membeli rumah komersil akan mendapatkan potongan insentif PPN DTP diberikan untuk rumah komersial. Besaran insentif sebesar 100 persen dari PPN yang terutang atas penyerahan rumah tapak atau unit hunian rumah susun dengan harga jual paling tinggi Rp2 miliar.

“Sementara insentif PPN DTP sebesar 50 persen dari PPN yang terutang diberikan atas penyerahan rumah tapak atau unit hunian rumah susun dengan harga jual di atas Rp2 miliar sampai dengan Rp5 miliar,” jelasnya, saat diwawancai diruang kerja, Jumat (13/08).

Ditambahkanya, syarat untuk mendapatkan potongan PPN ini mudah. Bagi pengembang, tinggal daftarkan perusahaannya pada aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang).

Kemudian isi data Pengembang harus menuliskan dimana lokasi perumahan, lokasi lokasi projek yang dibangun dan mengisi profil perusahaan.

Sementara itu bagi konsumen yang akan mendapatkan potongan PPN 10 persen caranya mudah.

Segera beli rumah komersil dengan batas harga maksimal Rp 5 miliar hingga 31 Desember. Pastikan rumah yang dibeli ready stock sehingga saat akan tanda tangan akta jual beli masih dalam rentang waktu program PEN ini, bukan baru akan dibangun karena khawatir saat selesai dibangun sudah melebihi batas waktu program potongan PPN 10 persen sehingga kebijakan tidak berlaku lagi.

Konsumen cukup mendatangi pengembang yang diinginkan akan dan memilih rumah yang akan dibeli.

Selanjutnya pengembangan yang akan langsung mendaftarkan rumah tersebut pada Sikumbang dan konsumen tinggal menunggu hasilnya saja dan tanda tangan akta jual beli saja.

“Syarat administrasi lainnya sama dengan administrasi pembelian rumah MBR yakni identitas diri dan pasangan, buku nikah, slip gaji hingga NPWP dan data lainnya,” terang pria yang akrab disapa Awi itu.

Secara keseluruhan di Semester Pertama permintaan perumahan di Sumsel menunjukkan peningkatan diangka positif, dan semester kedua ini penyerapan rumah FLPP mencapai 8 ribu unit daro target 15 ribu unit rumah.

Ditambahkanya secara kinerja tahun ini dirasakan masih baik dibanding tabun lalu, dari target 15 ribu unit rumah diprediksi untuk rumah MBR akan terealisasi sebanyak 12 ribu rumah.

“Dari sisi permintaan memang didonasi rumah MBR dengan perbandingan 85 persen rumah MBR dan 15 persen rumah komersil. Perpanjangan potongan PPN 10 persen diharapkan bisa ikut mendongkrak penjualan rumah komersil hingga akhir tahun,”katanya. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Telkomsel dan Zoom Kalaborasi Hadirkan Pengalaman Premium Interaksi Virtual

Palembang, Detik Sumsel – Telkomsel bersama Zoom Video Communications, Inc. (Zoom) hari ini mengumumkan kolaborasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *