Santai Nunggu Pelanggan, Pengedar Sabu Ini Diringkus Petugas | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Pelaku dan Barang Bukti Yang Berhasil Diamankan Petugas Polres Pagaralam

Santai Nunggu Pelanggan, Pengedar Sabu Ini Diringkus Petugas

Pagaralam, Detik Sumsel- Lagi dan lagi kasus peredaran narkoba di Kota Pagaralam dapat berhasil diungkap oleh Satuan Res Narkoba Polres Kota Pagaralam di wilayah hukumnya.

Kali ini Satres Narkoba Pagaralam berhasil menggagalkan tindak pidana narkotika dengan pelaku yaitu Deni Sabrani Bin Jamal (42)  yang merupakan pengedar ataupun penjual narkotika jenis sabu.

Pelaku Deni ditangkap ketika sedang duduk di pinggir jalan  saat tengah menunggu orang yang akan membeli barang tersebut darinya di Alamat tempat tinggalnya yakni Tebat Baru Ilir Kelurahan Tebat Giri Indah Kecatam Pagar Alam Selatan pada hari Rabu (07/7) lalu sekira pukul 11.00 WIB.

Baca Juga :   Rawa Lebak Diklaim Sumbang PAD OKI Rp6,8 Miliar

Dari siaran pers Humas Polres Kota Pagaralam, Kapolres AKBP Dolly Gumara SIk didampingi  Kasat Narkoba Iptu Faizal Kamil mengatakan, tertangkapnya prlaku ini berdasarkan laporan masyarakat bahwa yang bersangkutan sering melakukan transaksi narkoba di wilayah tersebut.

“Mendapati laporan ini, Satres Narkoba pun melakukan penyelidikan dan pengembangan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan,” terangnya. Senin (12/7)

Ia mengatakan, saat diamankan, barang bukti (BB) berupa dua paket (1.07 gram) narkotika jenis sabu ditemukan di genggaman tangan kiri TSK, dan TSK pun mengakui bahwa dirinya sedang menunggu seseorang yang berniat akan membeli barang haram tersebut.

Baca Juga :   Pohon Tumbang Timpa Pengendara Motor

“Saat ini pelaku beserta barang bukti yang ditemukan sudah kita amankan di Mapolres Pagar Alam untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Inovasi Polsek Sekayu Mobil Watercanon Mini Fungsinya Semprotkan Disinfektan

Palembang, Detik Sumsel — Berbagai upaya dilakukan semua orang untuk memutus rantai penyebaran virus Covid …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *