Satgas TMMD Membantu Warga Menanam Cabai Dengan Cara Konvensional | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov

Satgas TMMD Membantu Warga Menanam Cabai Dengan Cara Konvensional

Pati, Detik Sumsel – Banyak hal yang dilakukan satgas TMMD reguler 111 Kodim Pati disela kegiatan istirahatnya dalam bekerja, mereka memanfaatkan waktu untuk komsos menjalin keakraban dengan masyarakat Desa Tamansari, seperti yang dilakukan Serda Fajarianto yang membantu warga menaman bibit cabai, Selasa (06/07/2021).

Yanti (55) warga Dukuh Kalimati, Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, yang kesehariannya bertani menanam cabai secara konvensional. Dalam pengertiannya budidaya tanaman secara konvensional yakni kegiatan penanaman berbagai macam jenis tumbuh-tumbuhan (tanaman sayur, tanaman buah, dan tanaman hias/tanaman obat) yang dalam pelaksanaannya masih memakai alat-alat yang masih sederhana (cangkul dan perkakas pertanian lainnya).

Baca Juga :   Anggota Satgas TMMD Tetap Laksanakan Prokes Kesehatan Saat Bekerja

Dijelaskan oleh Yanti jika menanam cabai dilahannya sudah berlangsung selama tiga tahun. Ia memilih menanam cabai dengan cara konvensional karena pertanian konvensional mempunyai sisi keuntungan/kelebihan seperti biaya/ongkos pengerjaan murah, pembelian pupuk,obat dan bibit-bibit pertanian lebih murah dan praktis, serta peralatan yang digunakan tidak terlalu canggih dan masih bisa dibeli di pasaran.

“Saya menanam cabai disore hari karena supaya bibit cabai tidak layu, dan selanjutnya bila ada yang mati maka harus disulami,” tuturnya.

Sementara itu Serda Fajarianto yang turut membantu pekerjaan tanam bibit cabai mengatakan jika hal ini sebagai wujud peran aktif TNI dalam komunikasi sosial dengan warga masyarakat di lokasi sasaran TMMD khususnya dibidang ketahanan pangan.

Baca Juga :   Belajar On Line Adalah Solusi di Masa Pandemi Covid-19
H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Kepengurusan KADIN Indonesia yang Baru Harus Segera Dibentuk

Jakarta, Detik Sumsel- Laporan Musyawarah Nasional (Munas) ke-VIII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *