Satroni Rumah Kosong, Nico Cs Gasak Pagar Tangga | Detik Sumsel
Detik
Tersangka Nico pembobol rumah kosong di Jalan Seduduk Putih saat dihadirkan pres rilis di Polsek Ilir Timur II Palembang

Satroni Rumah Kosong, Nico Cs Gasak Pagar Tangga

Palembang, Detik Sumsel — Empat kali melakukan aksi pembobolan rumah kosong, Nico Maurice (25) warga Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III Palembang ini diringkus anggota Reskrim Polsek Ilir Timur II saat sedang mengamen di kawasan PTC Mall Jalan R Sukamto Palembang Sabtu (31/12/2021) malam.

Dalam menjalankan aksinya disalah satu rumah kosong milik Ahmad Sazili (52) di Jalan Seduduk Putih, Lorong Sriwijaya, Kecamatan Ilir III Kota Palembang, pada 5 Desember 2021 lalu Nico tidak sendirian melainkan bersama tiga orang rekannya berinisial HN (DPO), DD (DPO) dan AN (DPO).

Didalam rumah korban para pelaku berhasil menggasak pagar besi yang terpasang di tangga rumah.

Kapolsek Ilir Timur II Palembang Kompol Yuliansyah didampingi Kanit Reskrim AKP Firmansyah mengatakan, tersangka adalah pelaku spesialis pencurian rumah kosong di Jalan Seduduk Putih, Kecamatan Ilir Timur II. Tersangka berjumlah empat orang satu berhasil ditangkap tiga lagi masih DPO.

“Modus empat tersangka dalam melakukan aksinya yakni terlebih dahulu melihat rumah korban, dirasa rumah tersebut sepi lantas para pelaku langsung beraksi dengan cara membobol pintu. Keempat tersangka sudah empat melakukan aksinya. Aksi yang terakhir mereka berhasil membawa dua dus keramik dan tiga buah pintu pagar besi,”kata Yuliansyah.

Atas laporan korban, lanjut Kompol Yuliansyah anggota langsung bergerak cepat hingga menangkap tersangka saat sedang mengamen di kawasan PTC Mall kota Palembang.

“Saat akan ditangkap tersangka mencoba melakukan perlawanan sehingga kaki kanannya terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur,” tutupnya.

Atas ulahnya tersangka dikenakan pasal 353 KUHP dengan ancaman penjara lima tahun.

Sementara itu tersangka Nico mengakui perbuatannya sudah empat kali melakukan aksi bobol rumah tersebut.

“Saya dan tiga teman saya sudah empat kali beraksi di rumah itu yakni rumah tetangga saya. Pada saat itu kami memang berniat mencuri karena sebelumnya kami sudah mencuri di rumah itu dan kami mengulangi hal yang sama,” bebernya.

Ia mengungkapkan, bahwa ia bertugas mengangkut barang-barang tersebut ke dalam gerobak.

“Belum sempat kami jual saya terlebih dahulu ditangkap, namun tiga kali hasil pencurian kami di rumah itu sudah kami jual masing-masing dengan harga Rp 300 hingga Rp 400 ribu. Uangnya kami bagi rata, kalau saya untuk kebutuhan sehari-hari,” tutupnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Minggu Kedua Januari, Polda Sumsel Tangkap 56 Tersangka Pemain Narkoba

Palembang, Detik Sumsel — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel bersama Polrestabes dan Polres jajaran dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *