Satu Warga Kena Peluru Nyasar Saat Petugas BNNP Sumsel Melakukan Razia, Kapolda Sumsel: Akan Saya Cek di Back Up Atau Tidak | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara

Satu Warga Kena Peluru Nyasar Saat Petugas BNNP Sumsel Melakukan Razia, Kapolda Sumsel: Akan Saya Cek di Back Up Atau Tidak

Palembang, Detik Sumsel — Insiden peluru nyasar yang mengenai bagian dada kiri Akbar Saputra (18) ketika anggota gabungan dari BNNP Sumsel dan Sat Pol PP kota Palembang di Jalan Teratai Putih, Kampung Baru KM 8, Kecamatan Sukarami Palembang Kamis (28/2) malam hingga saat belum diketahui pasti apakah milik anggota BNNP Sumsel atau bukan.

“Sejauh ini pihak Polda Sumsel belum mengetahui adanya peluru nyasar yang mengenai warga saat petugas BNNP Sumsel melakukan razia di lokasi Jalan Teratai Putih, atau kampung baru akan kami koordinasikan dulu dengan pihak BNN nya,”kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat konfirmasi Jumat (1/3).

Baca Juga :   Kas Hartadi Butuh Pemain Berkarakter DLP

Sepemahamannya, setiap kali BNNP Sumsel akan melakukan penegakan hukum ataupun akan melakukan razia selalu minta back up dengan pihak kepolisian.

“Dalam peristiwa ini saya belum mengetahui apakah BNNP Sumsel meminta back up sama pihak Polda atau tidak akan saya cek dulu,”katanya.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh BNNP Sumsel dengan razia tempat hiburan malam di lokalisasi Teratai Putih bagian dari penegakan hukum pemberantasan narkoba.

“Dan tidak mungkin juga BNNP Sumsel dalam memberikan tindakan tegas tanpa adanya perlawanan atau diabaikan oleh pelaku, termasuk penghadangan yang dilakukan oleh warga ditempat hiburan malam tersebut,”tambahnya.

Baca Juga :   Konstruksi Harus Diantisipasi Sejak Awal Pembangunan

Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar membantu polisi dalam memerangi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba. Pemberantasan narkoba ini bukan hanya ranahnya pihak kepolisian, BNN maupun pemerintah akan tetapi semua pihak bertanggung jawab dalam memerangi narkoba.

“Apalagi di kampung baru ini informasinya tempat atau sarang peredaran maupun penyalahgunaan narkoba, seharusnya masyarakat disini membantu polisi bukan malah melakukan penghadangan jika polisi akan melakukan penegakan hukum,”tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Bupati Panca Salurkan 33 Ribu Ton Beras ke Warga Ogan Ilir

Indralaya, Detik Sumsel- Bupati Ogan Ilir salurkan 33078 ton beras program pemerintah pusat untuk penerima …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *