Sebelum Sawah Dibajak, Bersihkan Sisa Batang Jerami Dengan Alat Pemotong Gulma | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov

Sebelum Sawah Dibajak, Bersihkan Sisa Batang Jerami Dengan Alat Pemotong Gulma 

Pati, Detik Sumsel – Bermacam kegiatan komsos yang dilakukan satgas TMMD reguler 111 Kodim Pati disela Istirahat bekerja. Seperti yang dilakukan Serda Subakir dalam kesempatan tersebut, ia membantu Tono (47) warga Dukuh Kemiri, Desa Tamansari, Kecamatan Jaken yang tengah sibuk membersihkan sawah miliknya setelah pelaksanaan panen padi selesai dan saat ini sebelum di bajak sawahnya dibersihkan dari sisa jerami. Senin (12/07/2021).

Dijelaskan oleh Mardi jika panen yang telah dilaksanakan beberapa minggu yang lalu, saat ini ia sedang membersihkan sisa batang jerami yang sudah kering dengan menggunakan mesin pemotong gulma. Agar ketika dibajak nanti jerami tersebut akan bercampur tanah sehingga menjadi unsur hara yang membuat tanah menjadi subur.

Baca Juga :   Seluruh Babinsa Di Koramil Pati Dibekali Bin Siap Apwil

“Saya sambil membersihkan jerami dengan mesin pemotong gulma ini, agar saat dibajak jerami tidak menggumpal sehingga akan bercampur dengan tanah. Hal ini ketika jerami busuk bercampur tanah akan menjadi kompos,” ungkapnya.

Sementara Serda Subakir yang ikut membantu meringankan pekerjaan Tono mengatakan bahwa beberapa petani padi disini banyak menggunakan jasa buruh untuk bersihkan sawahnya. Berbeda dengan Tono yang membersihkan sawahnya dilakukan sendiri dengan mesin pemotong gulma dan alat ini termasuk meringankan pekerjaan dibandingkan dengan cara manual biasanya dengan cangkul atau sabit.

Baca Juga :   Rica - rica Mentok Yu Siti Primadona Satgas TMMD

“Saya membantu Pak Mardi membersikan sisa batang jerami karena sebentar lagi sawahnya akan dibajak dengan traktor,” ungkapnya.

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Pemerintah Targetkan 500 Ribu Testing per Hari untuk Mengendalikan COVID-19

Jakarta, Detik Sumsel- Menyusul pengumuman perapan perpanjangan PPKM Level 4, pemerintah menegaskan bahwa perkembangan virus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *