Sedih, Belasan Tahun Bapak Cipto Harus Tinggal dan Tidur Dengan Barang Rongsokan | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
MIRIS : Tampak Kondisi Bapak Cipto Yang hanya terbarinh di gubung yang dipenuhi Sampaj Plastik.(Foto:Rendi/Detik Sumsel)

Sedih, Belasan Tahun Bapak Cipto Harus Tinggal dan Tidur Dengan Barang Rongsokan

Pagaralam, Detik Sumsel – Miris dan Sedih itulah mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi Pak Cipto, pasalnya Lelaki paruh bayah yang sudah rentah tersebut dimasa tuanya bukanya menikmati massa tua dengan anak dan cucu malah harus menerima kenyataan dengan menempati rumah tidak layak huni (rutilahu) bersama Rongsokan yang di carinya.

Pantauan dilapangan, hunian lelaki yang keseharianya hanya bisa terbaring dan jarang beraktipitas tersebut hanya tinggal di sebuah rumah sederhana yang dindingnya terbuat dari papan kayu dan beratapkan genting dan seng ini ditempatinya tanpa listrik. Bahkan untuk mendapatkan makan dan air, ia harus mengandalkan belas kasihan warga.

Baca Juga :   Jelang Idul Adha Pedagang Hewan Kurban, Banjir Orderan

Ironisnya keadaan semakin memprihatinkan karena lokasinya berdekatan dengan rumah Elite dan Kondisi Fisik Cipto dan rumah yang ia tinggali di Kampung Air Perikan, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan,ini bukan sepenuhnya miliknya, melainkan milik Meri.

Sudah sejak lama pihaknya mengharapkan bantuan dari pemerintah setempat karena keterbatasan kondisi ekonomi yang mereka hadapi tidak memungkinkan untuk bisa merenovasi tempat tinggalnya.

Ia hanyalah seorang ibu rumah tangga dan suaminya hanyalah seorang buruh serabutan yang tidak menentu pendapatannya untuk membiayai ketiga anaknya yang masih bersekolah.

Meskipun tempat tinggalnya berada di tepi jalan raya, namun tak ada satupun yang tergerak hatinya untuk sekedar membantu meringankan bebannya.

Baca Juga :   Ingin Selamat, Pengendara Wajib Taati Aturan Perlintasan

“Mau bagaimana lagi, kami tetap bersyukur walaupun dengan keadaan seperti ini. Yang penting anak-anak masih bisa sekolah,”kata Meri, Senin (27/5).

Sementara Itu Lurah Nendagung Mauludin mengatakan pihaknya belum mengetahui bahwasanya ada warganya tersebut yang menurut informasinya sangat memeperhatinkan dan membutuhkan uluran tangan baik dari warga maupun pemerintah daerah ” Pihak kami belum mengetahui bahwa ada warga yang kondisinya sangat memperhatinkan dan pihak kami akan segera mensurvei lokasi bapak Cipto dan akan kita carikan solusi terbaik,”jelasnya. (rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Desak Pemkot Pagaralam Harus Miliki Alat Tes Swab PCR

Pagaralam, Detik Sumsel- Terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif terpapar Virus Corona (Covid-19) dan kasus yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *