Sehari 50 Potong Pakaian Terjual Online di Sosmed | Detik Sumsel
Pemprov

Sehari 50 Potong Pakaian Terjual Online di Sosmed

Palembang, Detik Sumsel – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bagi sebagian orang bisnis ini jadi saat – saat yang sulit, tapi tidak demikian dengan IM Boutique dan IM Authentic yang menawarkan pakaian branded kepada konsumen melalui Instagram, Justru selama PPKM penjualan lebih ramai karena tiap hari IN Boytique justru mampu menjual 50 potong pakaian

Owner IM Boutique Ismelita mengatakan, sejak PPKM berlaku selama satu bulan lalu, kita mencari cara agar usaha ini bertahan dan salah satunya melalui live di Instagram im.boutique.

Ditambahkannya, dengan berjualan melalui online, omset justru mengalami peningkatan yang signifikan dimasa PPKM, bahkan setiap kali berjualan secara live yang dilakukan setiap hari tersebut selalu saja laris dibeli oleh konsumen. Bahkan dalam satu jam bisa terjual hingga 50 potong pakaian dengan harga jual baju mulai dari Rp200 ribu hingga Rp500 ribu.

“Alhamdulillah setiap live selalu ada konsumen yang beli, bahkan pelanggan kami bukan hanya dari Palembang saja tapi dari Sabang sampai Papua,” ungkapnya.

Tidak heran jika dalam sebulan, Imel mampu menjual hingga 1.000 potong pakaian impor. Baju atasan seperti kemeja branded menjadi salah satu pakaian yang paling laris dibeli konsumen.

“Pakaian yang kami jual ini impor dan branded tapi kualitasnya premium, konsumen yang sudah pernah beli pakaian disini pasti beli lagi,”katanya.

Larisnya baju yang dijualnya diakui Imel karena dirinya selalu menghadirkan koleksi terlengkap dan terbaru. “Kita berusaha koleksi baju yang kita jual selalu terbaru bahkan se-Indonesia, IM Boutique yang koleksi trendnya duluan,” lanjutnya.

Selain itu, selalu semangat dan pantang menyerah menjadi modal Imel mampu bertahan selama pandemi. Faktor lainnya karena kejelian Imel dalam memilih baju yang akan dijualnya ditambah lagi koleksi bajunya tidak pasaran pasalnya barang yang dijual selalu yang pertama.

Ditambahkannya, hal ini juga tidak lepas dari pengalaman dalam berbisnis fashion yang sudah lima tahun digelutinya, jadi tidak heran jika Imel memiliki kemampuan dalam membaca selera konsumen membuat usahanya laris.

“Barang yang kita tawarkan disini semuanya barang inpor yang beras dari berbagai negara, mulai dari Thailand, Hongkong, Tiongkok dan Turki yang memiliki ciri masing- masing,” jelasnya.

Untuk memanjakan konsumen dan agar konsumen tetap bertahan, selama pandemi ia terus menghadirkan koleksi terbaru setiap harinya dan barangnya juga langsung dikirim dari negara asalnya “Setiap hari barang kita datang dari luar langsung,” jelasnya.

Dulu sebelum pandemi Covid 19, belanja bisa dua kali dalam sebulan tapi sekarang via online dan barang langsung dikirim tiap harinya.

Bisnisnya yang masih lancar meski ditengah pandemi membuatnya bersyukur apalagi tidak sampai melakukan pemutusan hubungan kerja dengan karyawannya.

Di IM Boutique lebih menjual pakaian berupa atasan, dress, blazer, kemeja, celana maka di IM Authentic lebih menjual tas, dompet dan sandal branded yang paling banyak dicari. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Dukung UMKM Maker dan Reseller Lokal, Buka Akses Terhadap Pasar Nasional

Palembang, Detik Sumsel – Dari hasil riset terbaru, Tokopedia menjadi e-commerce paling populer di kalangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *