Sejak 2018 Jalan Menuju Polsek Pagaralam Masih Berlumpur

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Pagaralam, Detik Sumsel- Miris satu-satunya akses jalan menuju Polsek Pagaralam Selatan kondisinya sangat memprihatikan, pasalnya sejak 3 tahun lalu yaitu usai peresmian Polsek pada tahun 2018 lalu jalan tersebut masih belum tersentuh pembangunan aspal. Sehingga pada saat musim hujan saat ini jalan licin dan berlumpur karena saat ini jalan masih tanah.

Pantauan dilapangan, tak hanya itu pada musim hujan seperti ini, anggota Polsek terpaksa memakirkan kendaraanya jauh dari Polsek, bahkan pun juga warga yang akan berurusan ke Polsek hal ini karena takut tidak bisa keluar lagi karena jalan licin saat masuk kekawasan Polsek

Doni (31) warga yang tinggal dikawasan tersebut mengatakan, dengan kondisi seperti ini, banyak warga maupun tamu yang harus rela berjalan puluhan meter dari jalan aspal menuju polsel, karena kondisi jalan yang licin.

Baca Juga :   Diduga Bunuh Diri Minum Racun, Laki-laki Ditemukan di TPU Sidorejo

“Parah jalan ini pak, sebab dimusim hujan seperti ini kendaraan roda empat biasa hampir tidak bisa melewati jalan tersebut karena berlumpur dan licin,”katanya, Selasa (9/2).

Kondisi itu diperparah dengan kondisi jalan yang menanjak pas didepan Polsek. Jadi saat hujan turun jalan menjadi sangat licin. Bagi kendaraan yang sudah masuk dipastikan tidak akan bisa keluar.

“Sering mobil truk pembawa material harus bermalam dijalan tersebut karena tidak bisa keluar. Pasalnya saat hujan berenti jalan licin dan kendaraan tidak bisa menaikki tebing didepan Polsek karena kondisinya yang masih berlumpur san licin,”ujarnya

Sementara itu, salah satu anggota Polsek Pagaralam Selatan Yongki Andrean mengungkapkan, bahwa kondisi jalan yang ada memang sudah sejak awal dibangun Polsek tersebut. Selama ini pun pengerasan dilakukan warga sekitar dan Polsek dengan material seadanya saja.

Baca Juga :   Ganggu Lalin, PKL Pasar Dempo Permai Ditertibkan

“Kadang jika ada sisa batu atau material lain yang bisa digunakan untuk mengeraskan jalan kami tumpahkan dijalan. Hal ini agar jalan tidak terlalu licin saat musim hujan. Namun karena kondisi jalan menanjak dan tidak ada drainase didua sisinya material yang kita tebar terbawa air hujan dan jalan kembali menjadi licin,” ungkapnya.

Pihaknya berharap jalan segara dibangun agar masyarakat bisa nyaman dan aman saat berurusan di Polsek dan warga sekitar tidak kesusahan saat keluar masuk permukiman mereka.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Komentar