Sejumlah Kampung Anti Narkoba Kembali Dibuat, Ini Kata Direktur Narkoba Polda Sumsel

Iklan detik Sumsel

Palembang, Detiksumsel.com – Masih terdapatnya daerah distribusi narkoba di Kota Palembang dan di daerah Sumatera Selatan (Sumsel) membuat pemerintah dan stakeholder kembali memberikan inovasi terbaiknya untuk bumi Sriwijaya.

Belakangan, telah ada beberapa Kampung Anti Narkoba di Kota Palembang yang telah dibangun seperti di Jalan teratai, Tangga Buntung, dan juga daerah lainnya. 

“Menurut catatan Sumsel ini berada di peringkat ketiga dan ungkapan kasus narkoba yang terjadi di wilayah Sumsel ini sudah mulai banyak terungkap dan untuk itu kita akan membangun sejumlah kampung anti narkoba lagi,” ujar Direktur Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heru Agung Nugroho kepada awak media, Rabu (5/9/2022).

Ia mengungkapkan, sejumlah wilayah seperti Kampung Tangguh Anti Narkoba tersebut akan kembali dibangun seperti di daerah 9 Ilir, Tangga Takat, 7 Ulu, dan 3-4 Ulu.

Dengan penambahan Kampung Tangguh Anti Narkoba, ia berharap bisa menekan kembali peredaran kasus Narkoba. Lima yang akan rencana di bangun semuanya di kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Selatan. “Ada lima titik yang kami himpun sementara ini dianggap rawan Narkoba, namun yang masuk kriteria sepertinya empat Kelurahan tersebut,” jelasnya.

Masih kata Heru, sebelumnya keberadaan Kampung Tangguh Anti Narkoba yang sudah dibentuk di kawasan Tangga Buntung 35 Ilir sudah cukup efektif. “Terbukti ungkap kasus di lokasi tersebut mulai menurun,” ungkapnya.

Dimana, kasus Narkoba di lokasi sekitar Kampung Anti Narkoba itu sebelumnya empat kasus per bulan kini hanya dua kasus saja per bulan. 

“Saya tidak memungkiri jika ungkap kasus di Sumsel justru semakin naik sejak tahun 2019, Untuk tahun 2022 ini ada 82 kilogram barang bukti (BB) Narkoba yang diamankan, paling banyak dari hasil ungkap kasus Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang,” katanya. (Haris/pet)

Komentar