Selain Cegah Kerumunan, Bupati Muba Sarankan Daging Kurban Dibungkus Bahan Alami | Detik Sumsel
Banner Iklan Diskominfo
Pemprov
Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex bersama Ketua TPKK Muba Thia Yufada.

Selain Cegah Kerumunan, Bupati Muba Sarankan Daging Kurban Dibungkus Bahan Alami

Sekayu, Detik Sumsel – Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex meminta seluruh petugas pembagian daging  kurban menggunakan bahan alami yaitu, pelepah pinang dan dedaunan seperti daun pisang, daun jati ataupun anyaman bambu untuk wadah daging kurban yang akan dibagikan ke warga.

Pelepah pinang dan daun pisang digunakan sebagai pengganti kantong plastik agar Muba tetap ramah lingkungan sebagaimana yang telah digencarkan selama ini.

“Jadi saya minta seluruh petugas kurban di Muba manfaatkan pelepah pinang dan daun pisang untuk wadah daging kurban. Selain ramah lingkungan menghemat pengeluaran panitia kurban, bisa juga gunakan daun jati atau anyaman bambu. Prinsipnya bahan yang ramah lingkungan pengganti kantong plastik,” ungkapnya Sabtu (10/7)

Baca Juga :   MTQ OKI, Bupati OKI: Syiarkan Alquran Hingga Pelosok Desa

Ketua Umum KADIN Sumsel ini juga menambahkan, pelepah pinang dan daun pisang di Muba sangat banyak. Saat ini bertahap rumah makan di Muba berangsur memanfaatkan pelepah pinang sebagai pengganti stryofoam wadah makanan.

“Sekarang juga kerajinan pelepah pinang dari Muba sudah banyak pesanan dari luar provinsi yang sebagian dimanfaatkan oleh restoran dan rumah makan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi menyebutkan Pemkab Muba akan meminta seluruh petugas kurban pada perayaan Idul Adha 1442 H kali ini membagikan daging kurban secara door to door.

Baca Juga :   Dodi Reza Lantik Kepengurusan IKKA Periode 2020-2025

“Saat ini masih pandemi, jangan sampai ada kerumunan. Jadi, daging kurban nantinya dibagikan panitia kurban door to door atau rumah ke rumah,” terangnya.

Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya ini menambahkan, setiap titik lokasi pelaksanaan penyembelihan  kurban wajib disiapkan tempat cuci tangan dan seluruh panitia wajib mematuhi prokes COVID-19.

“Panitia harus tegas, larang warga menyaksikan penyembelihan hewan kurban agar tidak terjadi kerumunan,” pungkasnya. (edy)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Diduga Miliki Senpira, Karyawan PT Truba Jaga Cita Diamankan Polsek Air Sugihan

Kayuagung, Detik Sumsel-Tim Macan Komering Polsek Air Sugihan kembali berhasil menangkap Wahyudi Irawan bin Tarso …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *