Selain Pasar Bedug, Zat Berbahaya Juga Ditemukan di Pasar Plaju | Detik Sumsel
Pemprov
Wawako Palembang dan BBPOM saat Sidak bahan makanan yang mengandung zat berbahaya di Pasar Plaju

Selain Pasar Bedug, Zat Berbahaya Juga Ditemukan di Pasar Plaju

Palembang, Detik Sumsel – Sesuai pada komitmennya, Pemerintah kota (Pemkot) Palembang melalui Wakil Wali kota Palembang, Fitrianti Agustinda terus melakukan penulusuran terhadap pasar-pasar yang ada di kota Palembang.

Hal tersebut dilakukan Pemerintah guna meninjau adanya kenaikan harga bahan pokok serta melakukan pengecekan terhadap para pedagang nakal yang masih menjualkan dagangan yang mengandung bahan berbahaya.

“Hari ini kita sengaja menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Modern Plaju bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang. Di pasar ini kita temukan sejumlah produk pangan yang mengandung zat berbahaya yaitu formalin salah satunya yaitu ada pada mie,” ungkap Fitrianti, Selasa (14/05).

Dirinya juga mengatakan, bahwa kegiatan sidak yang digelar Pemerintah kota Palembang bersama BBPOM akan terus berlanjut guna memberikan rasa aman bagi para komsumen dalam berbelanja, khususnya pada bulan suci Ramadhan saat ini.

“Sidak juga nantinya akan kita lakukan ke sejumlah pasar lainnya, sehingga masyarakat palembang merasa aman untuk berbelanja di pasar serta pasar beduk,” ujarnya.

Diketahui, selain menemukan bahan mengandung formalin, pada sidak tersebut juga ditemukan produk minuman yang mengandung Rhodamin B (Pewarna Tekstil). Produk tersebut juga sudah ditarik seluruhnya dari pedagang.

Selain melakukan sidak pada bahan makanan, Wawako dua priode tersebut juga nampak melakukan pengecekan harga pada sejumlah produk pangan. “Kita ketahui memang ada kenaikan harga produk pangan, namun kenaikannya tidak terlalu signifikan,” ucapnya.

Sementara itu Kabid Penindakan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang, Tedy Wirawan mengaku, dalam sidak tersebut, pihaknya telah menemukan lima sampel makanan yang mengandung boraks dan formalin.

Dirinya juga mengatakan, bahwa pihaknya juga telah melakukan penarikan bahan mengandung zat berbahaya tersebut untuk selanjutnya diproses guna dilakukan penindakan. “Kami sudah mengantungi nama produsennya dari keterangan pedagang. Bila nanti setelah ditelusuri diketahui produsen ini sudah berulang melakukan hal yang sama maka akan dilakukan upaya penindakan,” singkatnya. (Wira)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Cak Amir : Sangat Cocok Gus Yahya Ketua PBNU, Kiai Miftha Rais Aam

Palembang, Detik Sumsel – Ketua PWNU Sumatera Selatan KH Amiruddin Nahrawi atau yang akrab disapa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *