Selain Waktu, Menag Juga Harapkan Mutu dan Kualitas Kampus B UIN RF Palembang | Detik Sumsel
Pemprov
Peletakan Batu Pertama UIN Raden Fatah Palembang Kampus B, Jakabaring Palembang, Rabu (31/10)

Selain Waktu, Menag Juga Harapkan Mutu dan Kualitas Kampus B UIN RF Palembang

Palembang, Detik Sumsel – Melalui Peletakan Batu Pertama (Groundbreaking) pembangunan Kampus B Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF) Palembang di Jakabaring, Menteri Agama Republik Indonesia (RI), Lukman Hakim Saifuddin harapkan pembangunan dapat mengutamakan mutu serta kualitas.

“Mutu dan kualitasnya kita berharap yang terbaik, karena Nindya Karya sebagai kontraktor terpilih dari sekian banyak kontraktor BUMN sebelumnya melalui proses sleksi yang cukup ketat. Jadi kita berharap dari sisi kompetinsi, kontraktor ini memilikinya,” ungkapnya, Rabu (31/10) di Jakabaring Palembang.

Lukman Hakim juga mengatakan bahwa, pembangunan tersebut merupakan hasil dari dukungan berbagai pihak bukan hanya dari dukungan Pemerintah Pusat maupun Legislatif saja.

“Dukungan ini tidak hanya dari Pemerintah Pusat, ataupun Legislatif, tetapi juga karena adanya dukungan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah serta tokoh-tokoh masyarakat. Semua memberikan dukungan yang luar biasa sehingga bisa seperti ini,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan, bahwa pembangunan yang diperhitungkan memakan waktu 16 bulan tersebut akan diusahakan dapat terselesaikan kurang dari 16 bulan. “Alhamdulillah dalam waktu yang tidak sampai 16 bulan kita sudah memiliki 9 gedung di UIN di kampus B di Jakabaring ini,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof Sirozi  menjelaskan, Kampus B UIN Raden Fatah Palembang tersebut merupakan salah satu dari Project yang didanai oleh Islamic Development Bank (isDB) yaitu UIN Mataram, UIN Walisongo Semarang, UIN Sumatera Utara serta UIN Raden Fatah Palembang.

“Kampus B UIN Raden fatah Palembang ini memiliki total luas lantai 33.000 meter kubik yang terdiri dari 9 gedung baru masing-masing 4 lantai. Dibangun diarea seluas 15 Hektar di Jalan Pangeran Ratu kawasan Jakabaring,” jelasnya.

Selain itu, Sirozi juga menjelaskan tentang 9 Gedung Baru yang akan dibangun antara lain, Gedung Kantor Pusat Administrasi (4000 m2), Gedung Laboratorium Terpadu (5000 m2), Gedung Perpustakaan (6000 m2), Gedung Fakultas Sains dan Teknologi (2 Gedung masing-masing 3000 m2), Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (2 Gedung masing-masing 3000 m2), Gedung Fakultas Tarbiyah (3000 m2), Gedung Fakultas Psikologi (3000 m2). “Gedung-gedung tersebut dibangun mulai 16 Oktober kemarin dan masa pembanguannya itu 16 Bulan,” tuturnya.

Sirozi juga mengatakan, dengan adanya Gedung UIN RF kampus B tersebut, diharapakannya dapat mendukung program-program Pemerintah khususnya dalam bidang pendidikan.

“Dengan apa yang dimiliki oleh UIN Raden Fatah saat ini, kita berharap UIN Raden Fatah ini ke depan dapat mendukung program-program pemerintah, khususnya program-program dari Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel,” harapnya.

Sementara, PT Nindya Karya melalui Pelaksanan VI Pembangunan, Ridwan Anshori menjelaskan, bahwa pembangunan yang memakan dana sebesar 289 Milyar tersebut terdiri dari sembilan bangunan, dengan enam Fakultas dan satu gedung Rektorat. “Ada juga satu perpustakaan terbesar di Sumatera dengan luas bangunan 6500 meter persegi. Selain itu, ada juga Lab terpadu dengan luas 6000 mete persegi. Jumlah pancang yaitu 17 pilar degan warna silver/perak,” singkatnya. (Wira)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

500 Aset Pemkab Ogan Ilir Belum Miliki Sertifikat

Indralaya, Detik Sumsel- Dari puluhan ribu aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, ternyata terdapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *