Selama Pandemi, 600 Pasang Catin di OI Tertunda Menikah | Detik Sumsel
Detik
Selama Pandemi, 600 Pasang Catin di OI Tertunda Menikah

Selama Pandemi, 600 Pasang Catin di OI Tertunda Menikah

Indralaya, Detik Sumsel — Akibat pandemi Covid-19, sebanyak 600 pasangan calon pengantin di Kabupaten Ogan Ilir tertunda untuk melangsungkan pernikahannya. Namun, saat ini, Kementerian Agama mulai membuka kembali pelayanan nikah secara online.

“Untuk pendaftaran nikah dilayani tidak tatap muka namun secara online. Bagi pernikahan yang sudah dilaksanakan tidak melalui Kemenag dan tidak tercatat, kalau seandainya ingin dinikahkan kembali segera melapor ke KUA, untuk diajukan isbat nikah untuk mendapatkan putusan pengadilan agama,” ujar Kasi Binmas Islam Kantor Kemenag OI, H Imam Izharyanto, Rabu (24/06).

Dikatakannya, sejak merebaknya Virus Corona, pendaftaran sempat ditunda selama dua bulan. “Pelaksanaan akad nikah tidak bisa dilaksanakan hampir 2 bulan, kecuali ada hal yang sifatnya darurat bisa dilaksanakan namun harus buat surat penyataan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini Kecamatan Tanjung Raja menjadi wilayah tertinggi pendaftar calon pengantin, yakni sebanyak 50 pasang.

“Kalau biasanya saat sedang normal jumlah orang yang mendaftar ke Kemenag untuk melangsungkan pernikahan bisa mencapai 600 pasangan. Untuk pelaksanaan akad nikah sesuai aturan terbaru yang boleh menghadiri paling banyak 10 orang,” pungkasnya. (AL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Pemkab OKI Komit Kawal Operasi Pasar Agar Tepat Sasaran 

Kayuagung, Detik Sumsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI mengawal operasi pasar minyak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *