Berbelit, Dr Dora Akui Dosanya TTD MOU dan Bukti Terima Sendiri | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Dr Dora saat menjalani sidang Di PN Klas 1 A Khusus Tipikor Palembang.
Dr Dora saat menjalani sidang Di PN Klas 1 A Khusus Tipikor Palembang.

Berbelit, Dr Dora Akui Dosanya TTD MOU dan Bukti Terima Sendiri

Palembang, Detik Sumsel,– Sidang lanjutan kasus Korupsi Honor dokter di RSUD OKUT Timur yang menyeret dr. Dora Djunita Pohan MM sebagai terdakwa kembali digelar di Pengadilan negeri Klas 1 A khusus Tipikor Palembang, Senin (22/10)

Pada lanjutan persidangan yang diketuai oleh majelis hakim Saiman SH dan beragendakan pemeriksaan terdakwa tersebut terungkap bahwa terdakwa untuk proses pencairan honorer dokter terdakwa menandatangi memorandum of understanding (MOU) dan bukti terima sendiri yang jelas salah dan berdosa karena tidak sesuai aturan. 

Hakim Saiman menanyakan kepada terdakwa awal kerja menjadi pemimpin RSUD OKU Timur. Diungkapkan Dora, dirinya menjadi Plt sejak 6 Mei 2014 hingga 25 April2015 dan Dirut (definitif) pada 2 April 2015 hingga 25 Otkober 2015.

Dora mengucapkan, pada saat dirinya menjabat memang ada perekrutan tiga dokter spesialis yakni dr Agus Prawira. (Radiologi) dokter Farah dan dr Diana. “Rekrut dokter tersebut karena memang dibutuhkan dan ada juga dokter yang sifatnya meneruskan,”

Kemudian, hakim Adi menanyakan proses honorer pada dokter. Terungkap bahwa gaji dokter menggunakan APBD Rp 10 juta per bulan per dokter dan BLUD Rp5 juta per bulan per dokter. Dimana Dora sebagai pemegang kuasa Anggaran.

Kemudian, hakim Zuraidah. Keterangan terdakwa yang berbelit-belit dan berputar putar membuat Hakim perempuan tersebut sempat memperingati terdakwa untuk bersifat kooperatif dan memberikan keterangan sesuai dengan fakta. “Saya ingatkan kepada saudara, keterangan saudara ini dapat menyelamatkan Atau menjerumuskan saudara itu. Jadi berikan keterangan yang benar kalau tidak mau membusuk di penjara,” tegas hakim.

Menurut Zuraida, berdasarkan fakta bahwa administrasi perekrutan para dokter ini tidak lengkap, MOU dan bukti terima ditanda tangani dr Dora.

Usai mendengarkan keterangan terdakwa, ketua majelis hakim Saiman mengatakan, sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan pembelaan. “”Silakan siapkan, sidang ditutup dan dilanjutkan Minggu depan, ” Tukas nya.(Vot)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Sebelum Mengubur dan Cor Mayat Apriyanti Tersangka Nopi dan Amir Pergi Kelokalisasi Kampung Baru

Palembang, Detik Sumsel — Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Senin (18/10/2021) merekonstruksi kasus pembunuhan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *