Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Dempo Permai Pilih Tutup Kios | Detik Sumsel
Detik
Pemprov
Tampak Beberapa Kios Pedagang di Pasar Dempo Permai yang Tutup akibat sepinya pembeli

Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Dempo Permai Pilih Tutup Kios

Pagaralam, Detik Sumsel- Hampir 60 persen pedagang yang biasa berjualan di Pasar Dua Tingkat Pasar Dempo Permai Kota Pagaralam pilih untuk menutup kios dan tidak lagi berjualan. Hal tersebut karena sepinya pembeli yang datang ke salah satu pasar yang berada di Pusat Kota Pagaralam tersebut.

Hal ini juga dampak dari Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang hampir dua tahun menyerang Indonesia dan Kota Pagaralam sangat dirasakan oleh masyarakat Pagaralam.

Sehingha menyebabkan sepinya pembeli selama massa pandemi Covid-19 ini. Bahkan pedagang banyak mengalami kerugian karena tidak ada pembeli sama sekali yang datang ke pasar yang menjadi salah satu icon Kota Pagaralam tersebut.

Salah satu pedagang yang masih bertahan, Sifad mengatakan, jika kondisi banyaknya kios yang sudah tutup dan tidak lagi berjualan tersebut sudah cukup lama terjadi karena alasan turunya pembeli yang datang ke Pasar Dempo Permai.

“Sudah banyak yang tutup bahkan hampir semua tutup dek terutama kios yang ada dilantai dua ini. Ini akibat sepi pembeli yang datang kesini,”katanya, Rabu (29/9).

Dikatakannya hampir dalam satu hari itu barang dagangan mereka tidak ada yang terjual. Bahkan dalam satu minggu kadang hanya satu baju saja yang terjual.

“Jadi wajar jika sudah banyak yang tutup karena barang dagangannya tidak lagi. Namun harus tetap bayar sewa kios setiap tahun. Jadi daripada hanya bayar sewa saja lebih baik tutup saja,”ujarnya.

Pedagang yang masih bertahan berharap pihak pemerintah bisa meringankan atau membebaskan biaya sewa sampai kondisi di Pasar Dempo Permai kembali pulih.

Menanggapi kondisi ini Ketua DPRD Kota Pagaralam Jenni Sandiyah didampingi Wakil Ketua II Efsi mengatakan, bahwa memang saat ini kondisi pasar Dempo Permai sangat sepi. Jadi banyak pedagang yang terpaksa tutup karena tidak ada pembeli.

“Ini dampak dari pandemi Covid-19 yang mengharuskan warga tidak boleh berkerumun termasuk dipasar. Selian itu kondisi ekonomi memang sedang sulit,”jelasnya.

Namun untuk memulihkan perekonomian di Pasar Dempo Permai maka pemerintab harus memberikan inovasi baru dipasar itu untuk menarik masyarakat datang kembali kesana.

“Harus ada kolaborasi OPD untuk bisa membuat pasar itu kembali dikunjungi masyarakat. Misalnya menjadi kawasan itu pusat kuliner atau pusat oleh-oleh bahkan jika perlu bangunannya dibangun kembali agar lebih bisa bersaing dan ada fasilitas lain yang bisa membuat orang tertarik berkunjung kesana,”pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Lakukan Penukaran Uang

Check Also

Safari Berburu Bantu Petani Berantas Hama Babi Hutan

Lahat, Detik Sumsel – Gubernur Sumsel, H Herman Deru didampingi Wakil Bupati Lahat, Haryanto SE …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *